Stres di Tengah Pandemi Covid-19 Turunkan Produktivitas, Berikut Tujuh Tips Mengatasinya

DERASNYA informasi secara terus menerus tentang Pandemi Covid-19 yang terjadi di hampir seluruh belahan dunia, dapat mengganggu emosional dan menyebabkan kelelahan fisik dan mental. Bahkan, masyarakat diminta untuk melakukan physical distancing atau menjaga jarak fisik demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut seperti ibadah di rumah, belajar di rumah, hingga bekerja dari rumah, juga dapat memicu datangnya stres.

Chief Health and Nutrition Officer, Herbalife Nutrition, Gary Small di Jakarta, Jumat (17/4 2020) mengatakan kesehatan mental harus menjadi prioritas utama di saat-saat seperti saat ini.

“Mengelola stres dan mengetahui bagaimana untuk melakukan hal yang penting, karena pada saat ini stres kronis dapat mengancam dan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kemampuan untuk melawan infeksi. Stres juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental,” ujarnya.

Seiring waktu, kata Gary manusia telah berevolusi menjadi makhluk sosial. Keberadaan keluarga, teman, atau komunitas yang dapat membantu mengatasi stres dan mengelola kesehatan mental. Meskipun sekarang berada di era digital di mana teknologi memungkinkan untuk tetap menjalin hubungan, masih menginginkan interaksi antar manusia yang melibatkan sentuhan secara fisik dan pertemuan lain untuk menjaga kesehatan mental kita.

” Di mana kita terisolasi di rumah mencoba memahami dan menanggapi berbagai informasi yang datang. Meskipun penting untuk tetap mengetahui berita terkini, tetap mengikuti laporan baru sepanjang hari. Namun, banyak dari kita yang mengalami kecemasan, depresi, dan masalah kesehatan pikiran lainnya,” katanya.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengelola tingkat stres selama masa isolasi bekerja di rumah.

1. Identifikasi Gejala Stress

Setiap orang akan mengalami tingkat stres secara berbeda, sehingga penting untuk diingat bahwa masing-masing orang perlu mengetahui tingkat stres masing-masing.

Identifikasi gejala stres Nyeri gigi; berat badan naik; sakit kepala; perubahan suasana hati; sakit punggung dan leher; dan kurang tidur malam tidur adalah sinyal bahwa Anda mengalami stres.

Mengidentifikasi gejala ini akan membantu Anda mengetahui kapan saatnya mempraktikkan beberapa strategi untuk menurunkan stres Anda.

“Mencari pemicunya Jika Anda bekerja dari rumah atau menonton berita dan Anda merasa cemas, jengkel, atau mengalami sakit kepala atau leher, maka segera berdiri dan berhenti sejenak. Berjalan-jalan, mendengarkan musik, atau pergi ke tempat yang tenang untuk bersantai dapat membantu mengatur ulang kondisi mental dan kembali bekerja” ujarnya .

 

BERITA REKOMENDASI