TBC Wajib Diwaspadai, Cegah dengan Cara Ini

TUBERKULOSIS (TB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan TBC penyakit menular yang disebabkan kuman TB Mycobacterium tuberculosis yang masuk ke tubuh melalui pernafasan. TBC merupakan penyakit infeksi menular yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Penyakit TBC merupakan masalah kesehatan terbesar di dunia, setelah HIV sehingga harus ditangani dengan serius.

Jumlah penderita TBC semakin bertambah. Penyakit menular ini merupakan infeksi serius yang mempengaruhi paru-paru seseorang. Bakteri yang menyebabkan TBC ini bisa menyebar dari satu orang ke orang lain melalui tetesan kecil yang dilepaskan ke udara melalui batuk dan bersin. Jika TBC tak diobati hingga bisa berakibat fatal.

Infeksi TBC ini mulai meningkat pada 1985. Sebagian muncul karena HIV, virus yang menyebabkan AIDS. HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga sistem kekebalan tubuh seseorang tak bisa melawan kuman TBC.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2014, kasus TB di Indonesia mencapai 1.000.000 kasus dan jumlah kematian akibat TB diperkirakan 110.000 kasus setiap tahunnya.

Meskipun tubuh bisa menjadi pelabuhan bakteri yang menyebabkan TBC, sistem kekebalan tubuh biasanya bisa mencegah kamu dari sakit. Karena alasan itulah, dokter membedakan TBC dalam dua macam:

1. TBC Laten

Pada kondisi ini, kamu memiliki infeksi TBC, tapi bakteri tetap dalam tubuh kamu dalam keadaan tidak aktif serta tak menimbulkan gejala.

TBC laten juga disebut sebagai TBC tidak aktif atau TBC infeksim yang tak menular. Namun bisa berubah menjadi aktif sehingga pengobatan penting bagi TBC laten untuk membantu mengendalikan penyebaran TBC.

2. TBC Aktif

Kondisi ini membuat kamu sakit dan bisa menularkan ke orang lain. Ini bisa terjadi beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri TBC atau beberapa tahun kemudian.(*)

BERITA REKOMENDASI