Telekonsultasi dan Jaga Kondisi Tubuh, Pemerintah Ajak Pemudik Manfaatkan Aplikasi Kesehatan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah mengajak pemudik untuk memanfaatkan aplikasi kesehatan untuk telekonsultasi dan menjaga kondisi tubuh.

Setelah dua tahun berturut-turut mengeluarkan larangan mudik guna menahan laju penyebaran Covid-19, pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat untuk mudik di Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Terkait dengan aktivitas mudik lebaran tahun ini, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan menyarankan masyarakat yang hendak mudik untuk menjaga kesehatan fisiknya dengan memanfaatkan aplikasi kesehatan.

Mengingat tidak diperbolehkannya aktivitas mudik selama dua tahun sebelumnya, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan akan melonjak.

Bahkan, dalam survei mudik Lebaran 2022 ketiga yang dilakukan Balitbang Kemenhub, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 85,5 juta orang.
Dikarenakan adanya perkiraan lonjakan pemudik, Dinas Perhubungan memperkirakan arus mudik tahun ini akan lebih padat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Guna mengantisipasinya, Dishub pun melakukan sejumlah cara, seperti memastikan kelayakan sarana transportasi, memeriksa kesehatan sopir bus antarkota, hingga memberikan fasilitas mudik gratis.

Dari sisi pemudik, Dishub menganjurkan masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi lonjakan arus mudik. Salah satu caranya adalah dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah serta menjaga kesehatan fisik sebelum dan selama mudik.

“Pemudik sebaiknya menyiapkan vitamin dan obat-obatan yang rutin diminum atau sekiranya diperlukan selama perjalanan. Hal ini cukup penting untuk menjaga kenyamanan saat mudik nanti. Apalagi, membeli obat-obatan kini mudah sekali, masyarakat bisa membelinya di aplikasi kesehatan,” kata M Wildan Anwar MMTr, KaSudinhub Kota Jakarta Pusat di Jakarta, Rabu (20/4/2022).

BERITA REKOMENDASI