Terbaik untuk Bayi, Ayah Perlu Dukung Ibu Menyusui

YOGYA, KRJOGJA.com – Masih banyak ibu-ibu yang setelah melahirkan mengalami kebingungan dengan banyaknya mitos dan fakta tentang menyusui. Misalnya, ketika di hari pertama ASI belum keluar atau keluar dengan kuantitas sangat sedikit, banyak ibu yang lalu memberi bayinya susu formula.

"Bayi yang baru saja lahir masih menyimpan cadangan makanan. Sehingga kebutuhan ASI bagi bayi baru lahir belum banyak. Maka dari itu ibu jangan cepat-cepat memberi bayinya susu formula," terang Pengurus Komunitas Exclusive Pumping Mama Indonesia (Eping) Yogyakarta, Merry dalam talkshow bertema 'ASI dan mengASIhi' di Galeria Mall Yogyakarta, Minggu (25/3/2018).

Eping merupakan komunitas menyusui serta parenting dengan tagline 'Sahabat Ibu Menyusui' yang memiliki member dari berbagai kalangan profesi. Dalam talkshow kali ini menghadirkan membernya, Nia (bidan) dan Alex, seniman Yogya yang merupakan suami dari salah satu member Eping, sebagai profil Ayah ASI.

Menurut Merry, ASI adalah proses yang harus didukung banyak pihak karena ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi dengan kandungan yang tidak dapat digantikan dengan susu lainnya. Keberadaan ayah ASI sangat penting dalam mendukung ibu saat menyusui bayi usai melahirkan. Maka sudah seharusnya ayah ASI bisa lebih tenang dan turut hadir membantu ibu menyusui. "Menyusui itu prosesnya sebenarnya mudah. Asal ada tekad yang kuat, dibarengi info yang benar dan dukungan dari orang-orang sekitar. Kami mengajak tenaga kesehatan dan ayah ASI untuk bisa ngobrol bersama serta saling menyemangati satu dengan yang lain agar proses menyusui berjalan dengan baik," katanya.

Dijelaskan Merry, sedikit cairan ASI berwarna kekuningan yang dikeluarkan diawal oleh ibu menyusui merupakan kolostrum yang memiliki kandungan sangat baik bagi bayi. Kolostrum ini berperan aktif dalam membangun kekebalan tubuh pada bayi serta mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan bayi. Antara lain karbohidrat, protein, antibodi, rendah lemak, asam amino, berbagai jenis vitamin dan mineral. (Dev)

 

BERITA REKOMENDASI