Tidak Boleh Minum Alkohol Setelah Usia 25 Tahun, Ini Alasannya

BEBERAPA orang dewasa menikmati pesta dengan minum alkohol. Namun, tahukah Anda jika harus berhenti minum alkohol setelah melewati usia 25 tahun?

Minum alkohol sering dijadikan cara menikmati kehidupan sosial, terutama saat pesta. Namun, ada sejumlah alasan untuk mengurangi minum alkohol sampai akhirnya berhenti sama sekali setelah usia 25 tahun. Berikut alasan-alasan tersebut yang dilansir dari laman Boldsky, Rabu (14/12/2016).

Berat badan

Setelah usia 25 tahun, tingkat metabolisme Anda akan menurun drastis. Sehingga, tubuh Anda mungkin tidak dapat membakar kalori yang diperoleh dari minum alkohol secara efektif.

Gejala hangover semakin buruk

Karena metabolisme melambat setelah usia 25 tahun, tubuh tidak akan dapat memproses dan mensintesis alkohol dengan baik. Hal ini akan menyebabkan gejala hangover semakin memburuk.

Depresi

Sebuah studi mengklaim bahwa setelah usia 25 tahun, orang yang minum alkohol rutin lebih rentan mengalami depresi. Hal ini karena minum alkohol dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Infertilitas

Wanita yang berencana untuk hamil, terutama setelah usia 25 tahun, sebaiknya mengurangi minum alkohol. Karena, minum alkohol secara rutin setelah usia 25 tahun dapat membahayakan proses ovulasi, sehingga menyebabkan infertilitas.

Rentan penyakit kardiovaskular

Sangat pentig mengurangi konsumsi alkohol setelah usia 25 tahun. Hal ini dapat mencegah penyakit berbahaya seperti masalah kardiovaskular, termasuk stroke dan serangan jantung.  (*)

BERITA REKOMENDASI