Tidur Malam Lampu Terang Picu Obesitas

Editor: Ivan Aditya

TOKYO (KRjogja.com) – Sebuah penelitian di Jepang menemukan, orang yang terpapar cahaya lebih banyak pada malam hari dan sedikit cahaya pada pagi hari memiliki berat badan yang berlebih dibandingkan keadaan normal. Kondisi itu berbanding terbalik dengan orang yang terpapar lebih banyak cahaya pada siang hari yang justru dapat mendorong penurunan berat badan.

Studi yang telah dilakukan selama lebih dari dua tahun ini juga menunjukkan, paparan pencahayaan dapat mempengaruhi berat badan seseorang. Penelitian ini tentunya mengesampingkan beberapa faktor lainnya seperti asupan kalori, olah raga, serta waktu kapan orang pergi tidur dan kapan mereka bangun dari tidur.

Kepala Division of Sleep dan Circadian Disorders di Brigham, Dr. Charles Czeisler mengatakan bahwa paparan cahaya pada malam hari sangat erat kaitannya dengan peningkatan risiko obesitas. Para peneliti melakukan survei kepada lebih dari seribu peserta. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur secara objektif paparan cahaya, dengan pengukur cahaya pergelangan tangan selama dua hari. Mereka juga mengukur lingkar pinggang, tinggi, berat badan, dan peserta diberikan kuesioner tentang merokok, minum, dan status sosial ekonomi lainnya. Pengukuran ini diulang rata-rata selama 21 bulan.

Peneliti dari Nara Medical Universty School of Medicine, Dr. Kenji Obayashi mengatakan, "Hasil kami menunjukkan bahwa hal tersebut wajar terjadi, karena manusia telah berevolusi di bawah kondisi pencahayaan intensitas yang tinggi di siang hari dan rendah di malam hari."

Hal tersebut terjadi karena cahaya dapat merubah pola sekresi melatonin manusia, yaitu hormon yang berhubungan dengan pengeluaran energi. Dan orang yang lebih muda lebih sensitif terhadap efek paparan cahaya tersebut dibanding dengan orang tua, sehingga lebih mungkin mereka mendapatkan efek yang lebih.

Obayashi juga memberi saran agar mendapatkan sinar matahari yang cukup pada siang hari, dan kurangi mengurangi cahaya buatan seperti sinar dari TV, telefon genggam, atau lampu kamar tidur di malam hari untuk mencegah gejala obesitas ini. (*)

BERITA REKOMENDASI