Tidur Sering Ngorok, Waspada Ya…

Editor: KRjogja/Gus

PADA era sekarang, orang yang suka mengorok menjadi gejala dari penyakit tidak menular atau lebih dikenal dengan degeneratif. Tentu ini sangat membahayakan nyawa Anda.

Online Health Consultant dr Dito Anurogo mengatakan, sebelum tahun 1970-an, mengorok hanya dianggap gangguan akustik. Seiring berkembangnya teknologi kedokteran, evaluasi objektif dan riset mengorok semakin intensif dilakukan.

"Mengorok dapat terkait dengan berbagai penyakit, seperti diabetes mellitus tipe 2, obesitas (kegemukan), hipertensi, hingga pembesaran organ-organ tubuh (akromegali)," ujarnya kepada Okezone lewat pesan elektronik, Selasa (5/1/2016).

dr Dito menambahkan, pencetus utama apabila ada seseorang yang hobi mengorok yaitu suka konsumsi obat-obatan sedatif dan minuman beralkohol. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk itu juga dapat mengakibatkan serangan penyakit degeneratif.

"Kedua kebiasaan itu adalah faktor risiko atau pencetus mengorok yang sebaiknya dihindari," tutupnya. (*)    

 

BERITA REKOMENDASI