Tips agar Tidak Tertular Covid-19 di Tempat Makan

Kluster tempat makan menjadi salah satu penyumbang angka positif virus corona Covid-19 yang cukup besar di Indonesia. Saat ini dilaporkan terdapat 20 kasus Covid-19 pada Agustus 2020 di warung soto Lamongan di Yogyakarta. Disusul dengan 20 kasus pada salah satu rumah makan di Semarang, 15 di rumah makan rawon Probolinggo dan delapan kasus di rumah makan Bogor.

Berdasarkan studi terbaru CDC di Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang dewasa yang positif terjangkit virus corona Covid-19, dua kali lebih besar kemungkinan pernah makan di restoran dalam 14 hari terakhir sebelum sakit, dibandingkan dengan orang yang negatif Covid-19.

Berdasarkan siaran pers, @pandemictalks ‘Risiko Tinggi Penyebaran Masif Covid-19 di Klaster Tempat Makan’, tentunya risiko penularan klaster tempat makan bisa dicegah dengan beberapa cara. Berikut tips mencegah penularan klaster tempat makan.

1. Usahakan sebaiknya makan di rumah dengan membuat masakan sendiri

Masak

Kita lebih bisa mengontrol tingkat kebersihan peralatan memasak dan bahan bahan makanan di rumah sendiri. Jika Anda bekerja, usahakan membawa bekal makanan dari rumah atau menggunakan layanan pesan antar online.

2. Pesan makanan via online

Jika memesan makanan via online atau drive through usahakan mengonsumsi makanan tersebut di rumah atau di bawa pulang. Jika terdesak Anda bisa memakannya di tempat yang sepi. Jangan lupa bersihkan dahulu plastik atau bungkus makanan dengan cairan disinfektan dan panasi makanan tersebut sebelum dimakan.

3. Perhatikan ini jika ada keperluan mendesak

Jika akhirnya ada keperluan mendesak sehingga harus makan di tempat makan, maka ada 4 hal yang sebaiknya diperhatikan:

– Analisa atau asses tingkat risikonya tempat makan yang menerapkan protokol VDJ dengan ketat.

– Datang tidak lebih dari tiga orang dan jaga jarak.

– Jangan bertukar alat makan.

– Jangan meletakkan masker yang lepas di meja makan, ganti masker baru, lalu cuci tangan.

BERITA REKOMENDASI