Tubuh Anda Selalu Terasa Lelah, Mungkin ini 5 Penyebabnya

SEMAKIN bertambahnya usia, sadarkah kita semakin sering merasa terus-menerus merasa lelah? Jika kondisi di mana diri merasa terus-menerus capek, kemungkinan alasannya karena kita telah melakukan sesuatu yang salah, salah satunya terkait soal cara tidur. Padahal tidur yang baik dan berkualitas sangat penting untuk didapatkan, agar tak melulu merasa capek loh.

Maka dari itu, yuk ketahui apa saja alasan kenapa diri terus-menerus merasa capek dan cara apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur. Melansir Dailymail, Senin (31/12/2018) berikut paparan dari ahli spesialis tidur, Olivia Arezzolo.

1. Cahaya lampu di malam hari

Sinar lampu ini bukan hanya datang dari gadget seperti ipad, komputer, ataupun smartphone, namun juga tata cahaya lampu di rumah. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of Clinical Endocrionology and Metabolism: membuktikan bahwa lampu kamar yang biasa ada di langit-langit dapat menekan hormon kantuk melatonin selama 90 menit, yang menyebabkan tidur yang lebih pendek dan ringan. Solusinya bisa dengan menggunakan kacamata yang bisa menghalangi cahaya biru, atau menggunakan lampu tidur yang cocok atau menerapkan dua cara ini sekaligus.

2. Tombol tunda

Ya, banyak orang yang memang suka menekan tombol snooze saat alarm telah berbunyi di pagi hari. Orang yang menekan tombol snooze berpikir bahwa tombol snooze membuat diri bisa mendapatkan beberapa menit ekstra berharga di pagi hari untuk tidur kembali. Faktanya malah sebaliknya loh! Dikatakan, para ilmuwan di University of California menyoroti bahwa faktor ini berkontribusi pada inersia tidur, atau perasaan grogi "belum tidur sama sekali". Terutama bagi mereka yang tidur larut malam, goncangan alarm disebutkan dapat mengganggu selama tahap tidur yang dalam, yang merupakan periode ketika tubuh kita memperbaiki diri ke tingkat fungsi penuh.

3. Mandi air panas sebelum tidur

Banyak yang mengira, dengan mandi air panas sebelum tidur akan membuat tubuh jadi lebih nyaman sehingga jadi lebih mudah untuk tidur nyenyak. Padahal, hal ini sebaliknya. Meskipun mandi memang meningkatkan relaksasi otot-otot, jika mandinya menggunakan air panas, yang ada malah kemungkinan kita telah meningkatkan suhu tubuh inti dan akibatnya tidak dapat tidur nyenyak. Solusinya, bisa dengan mandi singkat menggunakan air bersuhu suam-suam kuku setidaknya satu jam sebelum tidur.

4. Lembur hingga tengah malam

Kerja lembur hingga tengah malam tak hanya membuat kehidupan dan pekerjaan jadi tak seimbang, namun juga berdampak buruk bagi kualitas tidur. Sebab hal ini merangsang otak ke dalam gelombang alfa yang sangat aktif, intinya kerja lembur hingga larut malam malah memperpanjang waktu yang diperlukan untuk tidur nyenyak. Akibatnya, kita jadi tidak bisa tidur nyenyak dalam waktu lama, atau mungkin malah tidak tidur sama sekali, yang berarti otak belum memiliki kesempatan untuk pulih dari aktivitas di hari sebelumnya. Untuk mengatasinya, direkomendasikan untuk tak lagi mengurusi semua pekerjaan setelah mandi demi kegiatan relaksasi seperti membaca, mengobrol dengan pasangan, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

5. Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol

Jurnal akademik Sleep Disorders mengatakan bahwa beratnya konsumsi alkohol berkorelasi dengan peningkatan kelelahan di siang hari. Mengingat bahan utama dalam alkohol adalah gula, yang merangsang tubuh dalam nada yang mirip dengan kafein, yang mana membuat tubuh jadi terpompa dan siap untuk beraktivitas, kebalikan dari apa yang seharusnya dilakukan sebelum tidur malam yang nyenyak. Jika ingin mengonsumsi minuman beralkohol, misalnya seperti bir, wine, atau cocktail lakukan setidaknya tiga jam sebelum tidur, atau cukup minum soda dengan jeruk nipis dan lemon. (*)

 

BERITA REKOMENDASI