Waspada 3 Penyakit Yang Sering Datang saat Ramadan Ini

CUACA tidak menentu seperti sekarang ini perlu diwaspadai serius. Terlebih bagi Anda yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Pola makan dan istirahat yang tidak baik akan sangat berpengaruh pada kekebalan tubuh Anda. Alhasil, bakteri dan virus mudah menyerang Anda.

Beberapa penyakit yang akan menyerang tubuh Anda di pancaroba ini bermacam. Bagian tubuh yang diserang pun tidak pada satu titik saja. Mulai dari sistem kekebalan tubuh sampai dengan sistem pencernaan.

Dokter umum Puskesmas Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, dr Mei Vrayanti mengungkapkan ada tiga penyakit yang sering menyerang saat cuaca sedang tidak bersahabat. Penyakit pertama adalah demam berdarah. Kasus ini masih terbilang sulit dicegah, karena pola kebersihan masyarakat yang masih belum benar.

Demam berdarah menjadi penyakit yang mudah timbul saat musim pancaroba. Menurut Mei, itu karena penyakit ini bersumber dari nyamuk aides aigepty, yang mana nyamuk itu suka hidup di lingkungan yang lembab.

Risiko semakin tinggi karena kebiasaan masyarakat yang jarang membersihkan bak penampung saat musim kemarau. Sedangkan sekarang ini, musim hujan pun bisa saja datang mendadak yang akhirnya membuat perkembangbiakan nyamuk lebih cepat.

Penyakit lain yang sering muncul saat cuaca labil adalah diare. Mei memaparkan, musim kemarau berkepanjangan menjadi salah satu penyebabnya.

’’Saat kemarau, persediaan air jadi lebih sedikit. Air bersih pun sulit didapatkan,’’ terangnya kepada Okezone melalui pesan singkat, Jumat (2/6/2017).

Dia melanjutkan, jika air bersih sudah sulit, maka kebiasaan untuk hidup bersih pun berkurang. Penularan penyakit pun meningkat.

Yang terakhir adalah masalah pernafasan atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Dokter umum lulusan dari Universitas Indonesia itu menjelaskan, saat musim hujan, tubuh dipaksa untuk bisa menyesuaikan diri.

Nah, jika tubuh tidak bisa menyesuaikan diri, biasanya virus akan mudah datang. Selain itu, virus ISPA mudah berkembang di udara dingin. Penyakit ISPA pun timbul setelahnya. (*)

BERITA REKOMENDASI