Waspada, Bumil Bisa Tularkan Hepatitis ke Bayi

HEPATITIS merupakan penyakit peradangan pada organ hati manusia yang dapat di sebabkan oleh beberapa hal seperti virus, bakteri, obat-obatan, alkohol, dan zat berbahaya lainnya. Penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang umum terjadi di negara berkembang dan berdampak pada kondidi sosial ekonomi masyarakat.

Penanggulangan penyakit hepatitis merupakan sebuah rangkaian yang mencakup edukasi, pengawasan, deteksi, hingga penangganan atau pengobatan. Salah satu kunci penanganan hepatitis adalah memutus mata rantai penularan hepatitis.

Salah satu penularannya adalah penularan hepatitis secara vertikal yang terjadi pada ibu hamil dengan mengidap hepatitis atau yang beresiko terkena hepatitis kepada bayi yang di kandungnya.

“Proses penularan hepatitis B dari ibu kepada bayi, walaupun dapat terjadi selama masa kehamilan. Tetapi sebagian besarnya, sebanyak 95 persen terjadi pada proses persalinan,” kata Dr. Dr Hanifah Oswari, SpA (K) yang ditemui saat Workshop Hari Hepatitis Sedunia 2016 di kawasan Cikini, Jakarta Pusat (9/8/2016).

Ditambahkan oleh dr. Hanifah, bayi yang telah tertular hepatitis B akan menderita penyakit tersebut hingga ia dewasa nanti. Bahkan hepatitis B bisa menjadi penyakit kronis semasa hidupnya dan bahkan bisa menjadi penyakit kanker hati.

“Bayi yang tertular hepatitis B akan tumbuh dengan penyakit tersebut tanpa menunjukan gejala, tetapi dapat berkembang menjadi hepatitis kronis atau sirosis hati pada saat anak-anak atau dewasa. Bahkan, kondisi tersebut sewaktu-waktu dapat menjadi kanker hati karena hepatitis B,” ujar dr. Hanifah. (*)

 

BERITA REKOMENDASI