Waspada Toksoplasma, ‘Bumil’ tak Sembarangan Konsumsi Makanan Mentah

IBU hamil atau Bumil sudah tentu harus memperhatikan betul kesehatan tubuhnya. Pasalnya janin yang ada dalam kandungan sangat sensitif terhadap apa yang dikonsumsi oleh sang ibu. Salah satu penyakit serius yang kerap mengancam nyawa janin adalah virus toksoplasma.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Jakarta, dr. Ardiansjah Dara SpOG, menegaskan bahwa ibu hamil memang harus menjaga makanan yang dikonsumsinya dengan baik. Contohnya adalah tidak mengonsumsi makanan yang masih mentah karena berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

“Salah satu yang ditakuti yaitu karena makanan terpapar oleh parasit toksoplasma, tetapi tak semua makan mentah akan terpapar parasit tersebut, karena parasit tersebut hidup di saluran cerna, atau bulu kucing.,” terang dr. Ardiansjah, dalam acara Launching Buku Hamil tanpa Galau, Rabu 26 Juni 2019.

Meski demikian, tidak semua makanan mentah itu berbahaya untuk dikonsumsi. dr. Ardiansjah mengatakan masih ada sejumlah makanan yang bisa dkonsumsi dalam keadaan mentah. Salah satu di antaranya adalah seafood.

"Banyak informasi di internet yang bertolak belakang, tak semua makanan mentah tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Ada makanan mentah yang kecil kemungkinan terdapat parasit tersebut, yaitu seafood atau makanan laut lainnya,” lanjut dr. Ardiansjah.

Lebih lanjut ia mengatakan salah satu makanan laut yang bagus untuk ibu hamil yaitu ikan salmon. Ikan yang hidup di perairan Eropa ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan janin karena kandungan proteinnya sangat tinggi.

"Kecil kemungkinan makanan laut mengandung parasit yang bisa menimbulkan janin terjangkit virus toksoplasma, sehingga tak masalah seperti makan ikan salmon kan bagus karena tinggi kandungan protein," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu dr. Ardiansjah juga menyarankan agar para masyarakat tidak mudah mempercayai beberapa informasi dari sumber yang tidak jelas. Ia menyarankan agar berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan jawaban terbaik.

“Jadi, jika ibu hamil mencari informasi tentang kehamilan di Internet dan tak bisa menyimpulkan bahwa berita tersebut benar adanya, lebih baik berkonsultasi dengan dokter ahli demi kebaikan tumbuh kembang anak semasa hamil,” tutupnya. (*)

BERITA REKOMENDASI