Maksimalkan Manfaatnya, Ini 6 Kriteria yang Wajib Ada pada Asuransi Kesehatan yang Anda Pilih

Editor: Agus Sigit

Dengan segala kebutuhan dan keinginannya, kebanyakan orang saat ini terlalu banyak bekerja hingga lupa waktu. Bahkan, fokus utama di masa sekarang paling banyak dihabiskan untuk mempersiapkan masa depan agar memiliki hidup yang jauh lebih baik lagi.

Karena terlalu fokus untuk bekerja dan mencari uang, tak sedikit orang yang lupa akan pentingnya menjaga kesehatan. Sebelum terlambat, segera sadari akan hal ini dan tetap perhatikan jaminan kehidupan serta kesehatan Anda bersama keluarga di masa depan. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan asuransi kesehatan.

Dengan menyiapkan asuransi kesehatan terbaik, Anda mampu mendapatkan perlindungan terhadap berbagai macam risiko masalah kesehatan yang mungkin terjadi di masa depan. Besarnya biaya pengobatan pun tidak akan mengancam kondisi keuangan karena akan ditanggung oleh asuransi.

Walaupun memiliki peran yang amat penting tersebut, memilih asuransi kesehatan tidak boleh dilakukan dengan sembarangan agar manfaat yang diberikan maksimal. Agar mampu mendapatkan produk asuransi terbaik, berikut adalah 6 kriteria yang wajib tersedia pada asuransi kesehatan yang Anda pilih.

1. Jenis Klaim Cashless

Umumnya, asuransi kesehatan memiliki 2 metode klaim, yaitu cashless dan reimbursement. Untuk jenis reimbursement, nasabah asuransi perlu menalangi biaya pengobatan atau rumah sakit lebih dulu, baru kemudian mengajukan ganti rugi kepada pihak perusahaan asuransi dengan membawa bukti transaksi.

Sedangkan untuk jenis cashless, nasabah asuransi hanya perlu menunjukkan kartu keanggotaan asuransi kesehatan agar bisa mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan. Jadi, metode klaim cashless ini lebih praktis dan tak membebani keuangan peserta asuransi. Namun, biasanya perlindungan asuransi kesehatan dengan jenis klaim cashless hanya bisa didapatkan pada rumah sakit rekanan saja.

2. Jaringan Mitra Rumah Sakit Luas dan Mudah Dijangkau

Jaringan mitra rumah sakit yang luas artinya perusahaan asuransi kesehatan telah bekerja sama dengan banyak rumah sakit agar nasabahnya lebih mudah mendapatkan perawatan medis dimanapun lokasinya. Tidak hanya luas, Anda juga perlu memastikan bahwa jaringan rumah sakit yang menjadi mitra asuransi kesehatan mudah dijangkau dan relatif dekat dengan rumah atau tempat kerja. Dengan begitu, saat proses pengobatan diperlukan, Anda tak kerepotan mencari rumah sakit mitra asuransi kesehatan yang telah dipilih.

3. Plafon dan Premi Asuransi Sesuai Kebutuhan Serta Kondisi Finansial

Agar manfaat asuransi kesehatan didapatkan secara ideal dan optimal, usahakan plafon yang diberikannya sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan juga kemampuan. Jika nominal biaya perlindungan yang diberikan terlalu terbatas, takutnya Anda nanti harus menalangi tagihan rumah sakit yang tak cukup tercover oleh plafon asuransi kesehatan.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih asuransi kesehatan dengan plafon yang cukup tinggi, namun beban preminya tetap terjangkau finansial. Jangan sampai karena enggan membayar premi sedikit lebih mahal, Anda jadi kerepotan dan dirugikan karena harus membayar tagihan rumah sakit yang tak terjamin oleh asuransi kesehatan.

Bila perlu mintalah bantuan agen asuransi yang sudah terdaftar pada AAJI supaya bisa memberikan rekomendasi produk yang tepat.

4. Tergolong Sebagai Asuransi Kesehatan Murni

Beberapa asuransi kesehatan merupakan gabungan produk investasi yang sering dikenal dengan sebutan unit link. Usahakan untuk tak memilih asuransi kesehatan jenis ini jika budget yang tersedia terbatas. Pasalnya, premi akan dipecah untuk pembayaran asuransi kesehatan dan juga investasi, serta umumnya diprioritaskan lebih dulu ke produk investasi di masa awal pembayarannya.

Alih-alih memilih produk asuransi tersebut, upayakan untuk memilih asuransi kesehatan yang berdiri sendiri atau murni saja. Dengan begitu, premi yang dibayar sepenuhnya ditujukan untuk menanggung biaya kesehatan. Kelebihan lainnya adalah besaran premi jadi lebih terjangkau, namun nilai pertanggungan yang diberikan masih relatif lebih tinggi.

5. Prioritas Perlindungan Rawat Inap

Umumnya, biaya rumah sakit mencakup rawat inap dan rawat jalan. Saat memilih asuransi kesehatan, fokuskan dulu pada manfaat perlindungan rawat inap karena beban biaya tersebut umumnya jauh lebih tinggi. Baru saat manfaat rawat inap sudah terjamin, Anda boleh mengambil proteksi tambahan untuk rawat jalan dan lain sebagainya.

6. Lama Masa Tunggu Perlindungan

Sejumlah asuransi kesehatan memiliki syarat masa tunggu sebelum nasabah bisa mengajukan klaim perlindungan. Tergantung dari kebijakan perusahaan asuransi dan jenis perlindungan penyakit yang diberikan, masa tunggu ini berada di kisaran 12 bulan. Karena rentan membuat nasabah merasa tertipu karena tak bisa mengajukan klaim saat dibutuhkan, selalu tanyakan lama masa tunggu perlindungan asuransi kesehatan, dan ajukan negosiasi jika dirasa terlalu lama agar manfaat yang diberikan lebih optimal.

Jadi Bagian Penting Perencanaan Keuangan, Siapkan Perlindungan Asuransi Kesehatan dengan Segera

Pentingnya menjaga kesehatan serta mahalnya biaya pengobatan di rumah sakit menjadikan asuransi kesehatan sebagai produk keuangan yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Memberikan proteksi kesehatan dan jaminan layanan rumah sakit yang terpadu, asuransi kesehatan mampu menanggung segala biaya pengobatan yang bisa menguras keuangan. Yang penting, pertimbangkan 6 kriteria yang telah dijelaskan di atas agar mampu mendapatkan produk asuransi kesehatan terbaik dan sesuai kebutuhan.

BERITA REKOMENDASI