Sovlo Ubah Krisis yang Hadir Akibat Pandemi Covid-19 Menjadi Peluang

JAKARTA, KRJOGJA.com – Di tengah setiap krisis terdapat peluang besar. Berpegang kepada prinsip yang diajarkan saintis Albert Einstein, tiga pendiri SOVLO, Lidya Valensia, Afra Viena, dan Djohan memutuskan untuk mengubah krisis yang hadir akibat pandemi Covid-19 menjadi peluang, dengan melahirkan brand baru yang diberi nama SOVLO dalam siaran persnya, Senin (25/10 2021)

“Kita tahu, pandemi ini membuat sektor bisnis yang berhubungan dengan gaya hidup menurun tajam, dan mengubah krisis yang hadir akibat pandemi Covid-19 menjadi peluang,” ujarnya.

Produk yang dihasilkan adalah tas (sling bag, tote bag, waist bag, laptop sleeve), pouch, masker wajah, card case, dan baru-baru ini mulai juga memperkenalkan lini pakaian.

CEO Sovlo Lidya Valensia, menjelaskan, awal kelahiran SOVLO di tengah situasi pandemi sebenarnya langkah bertahan perusahaan induknya, Lotus Group. “Awalnya kami memang membutuhkan solusi ketika di awal pandemi Lotus Group mengalami penurunan omzet cukup drastis. Sementara di tengah krisis ini kami pikir justru kami sangat perlu tetap melindungi sekitar 40 orang penjahit dan 30 orang staf kantor yang bekerja buat kami,” ujar Lidya.

Di pandemi yang melarang adanya kerumunan, membuat acara pernikahan sepi. Kalaupun ada pernikahan tidak dengan resepsi. “Awalnya kami memang membutuhkan solusi ketika di awal pandemi Lotus Group mengalami penurunan omset cukup drastis, sementara di tengah krisis ini kami pikir justru kami sangat perlu tetap melindungi sekitar 40 orang penjahit dan 30 orang staf kantor yang bekerja buat kami,” tutur Lidya mengenang awal perjalanan Sovlo

Ketika itulah, muncul ide melahirkan brand baru berupa produk fesyen siap beli untuk masyarakat umum, sekaligus memanfaatkan platform e-commerce yang tengah menjamur di tengah pandemi.(Ati)

BERITA REKOMENDASI