2019, Furukawa Indonesia Siap Produksi 3 Juta Aki

YOGYA, KRJOGJA.com – Furukawa Battery Indonesia siap memproduksi tiga unit aki mobil dan basah guna memenuhi kebutuhan konsumen di tanah air dan ekspor di beberapa negara di tahun 2019. Sedangkan sampai saat ini hanya mampu memproduksi 1 juta aki dari pabrik yang ada di Purwakarta, Jawa Barat.

"Market share aki Furukawa di Indonesia diakui masih kecil. Terutawa di awal kehadirannya tahun 2014. Pabrik yang ada di Purwakarta sebenarnya mampu memproduksi 3 juta unit, namun, belum dioptimalkan dengan alasan efisiensi. Kami memprediksi optimalisasi produksi baru bisa tercapai setelah lima tahun sejak pabrik berdiri atau sekitar tahun 2019," kata Assistance Departement Head PT Furukawa Indomobil Battery Ahmad Fauzi kepada KRJOGJA.com baru-baru ini.

Ahmad Fauzi menjelaskan meski belum berproduksi maksimal, namun produk aki mobil sudah diekspor ke Malaysia dan Dubai. Hal ini guna memenuhi kebutuhan pesanan para sejumlah produsen (oem) otomotif seperti Honda, Suzuki, Hino sampai Nissan. Selama ini Furukawa mengandalkan produk dari Jepang dan Thailand. Sedangkan, pada tahun 2018 akan meluncurkan varian terbaru guna memenuhi target produksi.

"Kapasitas produksi aki di Thailand empat juta unit. Rinciannya aki mobil dan motor sama-sama dua juta unit. Meski diproduksi di Indonesia, namun kualitas yang dihasilkan sama dengan produksi di Jepang atau Thailand karena mendatangkan para ahli dan menggunakan mesin canggih terbaru," ungkapnya.

Dia menambahkan Furukawa sendiri terbilang berpengalaman di bisnis aki dan sudah berdiri 104 tahun. Bahkan, sempat meramaikan persaingan otomotif di Indonesia selama 30 tahun. Namun, akibat kendala manajemen memutuskan menghentikan produksi dan kembali hadir di Indonesia pada tahun 2014 dengan mambangun pabrik baru.

"Pangsa pasar di Asia Tenggara sangat prospektif. Setelah hadir di Thailand, lantas membangun pabrik di Indonesia karena industri otomotifnya terus mengalami pertumbuhan," tandasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI