AMSI Jateng Bedah Rahasia Perusahaan Bertumbuh di Era Digital, Hati-Hati dengan Pinjaman Online

YOGYA, KRJOGJA.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Tengah menggelar Jateng Digital Conference (JDC) 2021, Rabu (29/9/2021) kemarin diikuti lebih dari 1.300 peserta dari berbagai penjuru. Menarik, beberapa perusahaan berbagi rahasia bertumbuh di era digital yang oleh sebagian pihak disebut sebagai tantangan tidak mudah.

Ketua AMSI Jateng, Nurcholis mengatakan Jateng Digital Conference mengangkat sejumlah pembahasan dari berbagai sudut tentang tantangan dan persoalan di era digital. Hal tersebut sangat perlu didiskusikan menurut dia karena menjadi tantangan hampir semua pelaku usaha saat ini.

Hadir pembicara kunci yakni Direktur Pemasaran Kapten Semar, D Kristoko Tri Pancoro, Deputy Director of E-Commerce PT Victoria Care Indonesia (Herborist) William Budiarsa dan Direktur PT Alga Bioteknologi Indonesia (Albitec), Falasifah. Kemudian di sesi berikutnya ada Head of Corporate Secretary Division BRI, Aestika Oryza Gunarto, Gopay dan Yolanda dari Rupiah Cepat.

“Perusahaan-perusahaan ini membedah bagaimana cara mereka untuk berkembang di era saat ini, serba digital dengan situasi yang tak biasa karena pandemi. Kami berharap banyak hal yang diambil, dipelajari oleh peserta karena total yang bergabung sampai 1.300,” ungkapnya melalui siaran tertulis, Kamis (30/9/2021).

Rupiah Cepat misalnya, mengusung tema Transaksi Cerdas di Era Digital masyarakat harus berhati-hati dan selektif dalam melakukan transaksi peminjaman uang secara digital. Masyarakat sebaiknya memastikan terlebih dahulu platform yang dipilih sudah berijin dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK).

“Saat ini masyarakat dimudahkan dengan adanya platform Pinjol di mana masyarakat tak memerlukan agunan untuk meminjam uang, cukup hanya menggunakan smarthpone, KTP dan dokumen seperti NPWP ataupun slip gaji masyarakat sudah bisa mendapatkan pinjaman secara tunai, cepat dan tanpa agunan. Yang perlu masyarakat sadari sebelum melakukan pinjaman online pastikan meminjam di platform minimal yang telah terdaftar dan lebih baik lagi jika telah berijin serta diawasi oleh OJK, seperti di Rupiah Cepat yang sudah berdiri dan terdaftar di tahun 2018 dan resmi berizin OJK di tahun 2019,” ungkap Yolanda Direktur Rupiah Cepat.

BERITA REKOMENDASI