Awan Putih Misterius di Permukaan Mars, Apa Ya?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ilmuwan menelusuri awan putih yang aneh yang tampil di permukaan Mars. Awan raksasa yang berukuran panjang 900 mil atau 1.500 kilometer ini terletak di dekat ekuator planet, dekat dengan gunung berapi Arsia Mons.

Dilansir Metro.co.uk, Selasa (30/10/2018), belum ada gunung berapi aktif di Mars selama setengah abad terakhir, sehingga para ilmuwan ESA sangat yakin itu tidak ada hubungannya dengan letusan gunung berapi.

"Terlepas dari lokasinya, fitur atmosfer ini tidak terkait dengan aktivitas gunung berapi tetapi lebih merupakan awan es air yang digerakkan oleh pengaruh lereng bawah angin gunung berapi pada aliran udara – sesuatu yang para ilmuwan sebut sebagai awan orografis atau lee – dan fenomena biasa di wilayah ini," jelas European Space Agency (ESA).

Kabarnya, awan telah berubah dan tumbuh sepanjang hari di Mars. Kini, awan itu cukup besar sehingga dapat dilihat dari teleskop di Bumi.

"Pembentukan awan es air sensitif terhadap jumlah debu yang ada di atmosfer," jelas ESA, yang memantau awan dengan Spektrometer Pemetaan Mineralogi Inframerah (OMEGA) dan Kamera Stereo Resolusi Tinggi (HRSC) di pesawat luar angkasa Mars Express.

Ada anggapan bahwa awan ini terbentuk karena letusan gunung api. Akan tetapi, teori ini telah ditembak jatuh dengan cepat oleh para ilmuwan.

Badan antariksa akan mempelajari gambar-gambar ini, yang diperoleh setelah badai debu besar yang terjadi di Mars pada Juni dan Juli. Peneliti mengumpulkan informasi penting tentang pengaruh debu pada pengembangan awan dan variabilitasnya sepanjang tahun. (*)

BERITA REKOMENDASI