Awas! Banyak Info Lowongan Kerja Bohong di WhatsApp

APLIKASI pesan instan WhatsApp telah berkembang pesat di banyak negara. Tak jarang, pesan palsu berisi informasi yang dihubungkan dengan tautan tertentu dikirimkan.

Bagi warga di Uni Emirates Arab (UEA), pesan dengan iming-iming hadiah dan lowongan pekerjaan kerap datang. Dalam beberapa pekan, pesan semacam itu selalu muncul.

Tetapi, belakangan baru diketahui, pesan abal-abal ini mengandung jebakan dari pencuri.

Kondisi ini membuat departemen kepolisian di Ajman, UEA, meluncurkan kampanye peringatan kepada warga sekitar untuk waspada memakai WhatsApp.

Polisi Ajman menyebut, orang yang tertangkap menjadi otak di balik pesan-pesan palsu itu akan dikenai denda sekitar 25 ribu dirham UEA, (setara dengan Rp 95 juta) hingga 1 juta dirham UEA (setara Rp 3,8 miliar).

Diwartakan Al Arabiya, Kamis (21/6/2018), polisi mengatakan, para penipu kerap memanfaatkan WhatsApp dengan mengaku karyawan perusahaan yang mengirimkan hadiah kepada pelanggan.

Dengan metode ini, mereka dapat merampok data pribadi, kata sandi, dan rincian kartu kredit yang dipakai korbannya.

Polisi Ajman menyebut mereka mendapatkan banyak laporan semacam ini. Para penipu kerap membujuk korban mengirimi mereka uang untuk memproses hadiah.

Beberapa penipu juga meminta korbannya mengirimkan uang untuk 'memproses' administrasi pekerjaan semisal visa atau dokumen resmi lainnya.(*)

BERITA REKOMENDASI