Bulan Hitam di Jumat Malam, Ada Apa..

BLACK Moon atau Bulan Hitam. Anda pernah mendengar istilah ini? Jika menebak sebagai istilah astronomi, maka Anda benar.

Istilah ini memang jarang dipakai. Sehingga wajar apabila pengertian banyak orang tentang Black Moon ini masih remang-remang.

Lantas, apa sebenarnya fenomena alam yang disebut Black Moon ini, apakah Bulan di langit benar-benar terlihat hitam –sebagaimana istilah ini?

Banyak orang bertanya-tanya. Bulan Hitam merupakan fenomena alam yang terjadi setiap 32 bulan sekali.

Para pendukung teori konspirasi percaya, Bulan Hitam terjadi pada Jumat 30 September. Mereka percaya kemunculan Bulan Hitam akan menjadi penanda hari terakhir bagi seluruh makhluk di Bumi.

Apakah Anda menjadi salah satu dari pengikut teori konspirasi itu? Silakan. Tapi ilmu astronomi memiliki penjelasan tentang fenomena Bulan Hitam ini.

Menurut astronomi, Black Moon adalah peristiwa munculnya bulan baru untuk kedua kalinya dalam satu bulan kalender. Jadi, dalam satu bulan kalender, terjadi dua kali awal bulan penanggalan bulan.

“Bulan Purnama kedua dalam satu bulan kalender disebut Bulan Biru. Sementara Bulan Hitam adalah kemunculan bulan baru ke dua dalam satu bulan kalender,” kata Josh Rao dari Space.com.

Dalam perhitungan astronomi, Bulan butuh waktu sekitar 29,5 hari untuk sekali mengitari Bumi. Lebih pendek ketimbang penanggalan Masehi yang rata-rata 30 hari.

Fase pertama kemunculan Bulan terjadi pada 1 September 2016. Sedangkan yang akan terjadi pada 30 September itu adalah kemunculan Bulan fase ke dua. (*)

BERITA REKOMENDASI