Ejek 737 MAX, Boeing Terima Ribuan Hujatan dari Dunia

BOEING mengungkap ratusan pesan berisi komentar kasar terkait 737 MAX, pesawat yang disebut tak memerlukan pilot untuk menjalani pelatihan simulator. Sementara yang lain mengangkat masalah keselamatan dan mengeluh tentang standar keamanan yang longgar.

Perusahaan raksasa pembuat pesawat Amerika Serikat itu merilis sebuah kumpulan dokumen internal pada Kamis 9 Januari 2020.

Dilansir dari CNBC, Minggu (12/1/2020), dokumen pesan internal setebal lebih dari 100 halaman itu menghadirkan krisis baru bagi Boeing, yang sedang berjuang untuk mendapatkan kembali reputasinya setelah dua kecelakaan fatal dari 737 MAX yang menewaskan 346 orang — dan menunjukkan bagaimana perusahaan merancang sebuah pesawat yang cacat kemudian menjual ribuan unitnya di seluruh dunia.

Boeing merilis pesan internal itu dengan Federal Aviation Administration (FAA) dan anggota parlemen, yang salah satunya menyebut dokumen itu “memberatkan.”

Dalam pesan yang tercatat April 2017, seorang karyawan Boeing memberi tahu yang lain: “Pesawat ini dirancang oleh badut yang pada gilirannya diawasi oleh monyet.”

Pesan lain menunjukkan bahwa seorang karyawan Boeing berharap mereka dapat “mengeroyok” regulator dan mengarahkan mereka “ke arah yang kita inginkan.”

Seorang karyawan Boeing bertanya kepada seorang kolega dalam sebuah pesan pada bulan Februari 2018: “Apakah Anda akan menempatkan keluarga Anda di pesawat MAX yang dilatih simulator? Saya tidak mau.” Rekan kerjanya menjawab: ”Tidak.”

Karyawan lain menyebut, “Kesombongan kita adalah kematian kita.”

“Saya ingin menekankan pentingnya memegang teguh bahwa tidak akan ada jenis pelatihan simulator apa pun yang diperlukan untuk beralih dari [model lama 737] ke MAX,” kata pesan dari pilot teknis Boeing 737 pada Maret 2017 ke karyawan lain, “Boeing tidak akan membiarkan itu terjadi. Kami akan berhadapan langsung dengan regulator yang berusaha menjadikannya persyaratan.”(*)

BERITA REKOMENDASI