Eropa Ancam Denda Google USD1,1 Miliar

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Komisi Eropa kemungkinan dapat menghukum Google dengan denda lebih dari USD1,1 miliar karena masalah antimonopoli. Lembaga Eropa itu menuduh raksasa teknologi Google telah mempromosikan layanan belanjanya sendiri dalam hasil pencariannya dibandingkan pesaingnya, bersamaan dengan dua investigasi antimonopoli lainnya.

Pengumuman tentang kasus belanja akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang. Google bisa daja dikenai tamparan denda hingga lebih dari 1 miliar euro. Ini merupakan langkah yang tampaknya akan semakin mengikis hubungan raksasa teknologi Amerika dengan regulator Eropa. Tahun lalu, Apple didenda tagihan pajak 13 miliar euro. Sayangnya, Google belum memberikan komentar. Namun sebelumnya, raksasa teknologi itu membantah telah melakukan pelanggaran.

Dalam sebuah posting blog yang diterbitkan pada November 2016, penasihat umum Google Kent Walker berpendapat bahwa Komisi Eropa, gagal dalam mempersiapkan keluhannya. "Gagal memperhitungkan pentingnya kompetisi perusahaan seperti Amazon dan dinamika belanja online yang lebih luas. Respons kami menunjukkan belanja online itu sangat kompetitif, dengan banyak bukti yang mendukung kesimpulan umum bahwa Google dan banyak situs lainnya mengejar Amazon, yang sejauh ini merupakan pemain terbesar di lapangan," tulisnya. (*)

BERITA REKOMENDASI