Foxconn Tutup Pabrik, Produksi iPhone Semakin Terganggu

BEIJING, KRJOGJA.com – Mitra manufaktur terbesar Apple, Foxconn telah melihat dampak yang cukup kecil dari wabah virus korona sejauh ini. Akan tetapi, perusahaan bisa saja menghadapi dampak yang lebih besar terhadap produksi iPhone, dikutip inews.id.

Laporan terbaru mengungkap, Foxconn telah menghentikan hampir semua produksinya di China, setidaknya hingga 9 Februari. Bila diperpanjang, maka produksi perangkat Apple akan semakin terganggu.

"Yang kami khawatirkan adalah penundaan selama seminggu atau bahkan sebulan lagi. Dampaknya akan besar. Ini pasti akan berdampak pada lini produksi Apple," menurut sumber publikasi.

Saat ini Foxconn telah menyebar beban kerjanya ke pabrik-pabrik lain yang berlokasi di luar China. Mitra Apple ini memang mempunyai pabrik di negara lain seperti Vietnam, India, dan Meksiko untuk mengisi kesenjangan saat ini.

Foxconn memiliki pabrik di luar China. Ada kemungkinan Apple masih akan merilis iPhone berbiaya murah pada Maret mendatang, meskipun pasokan akan terbatas.

Pekan lalu, World Health Organization (WHO) menyatakan wabah virus korona Wuhan sebagai darurat kesehatan masyarakat global. (*)

BERITA REKOMENDASI