Gara-Gara Emoji Jari Tengah WhatsApp Digugat

KONTEKS mengenai sebuah konten memiliki nilai berbeda di berbagai daerah, bahkan sebuah lelucon bisa dianggap tak pantas di daerah lain.

Hal yang sama juga terjadi pada emoji mengacungkan jari tengah. Mungkin saja saat emoji mengacungkan jari tengah ini dikirimkan ke sebuah grup obrolan, sebagian orang menganggapnya lelucon, tetapi seseorang justru tersinggung.

Baru-baru ini di India, WhatsApp digugat oleh seorang pengacara setempat. Sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Kamis (28/12/2017), gugatan ini dilayangkan terkait dengan emoji mengacungkan jari tengah.

Pengacara itu mengklaim, di India, emoji jari tengah adalah isyarat untuk tindakan cabul dan ini diatur dalam undang-undang.

Pengacara bernama Gurmeet Singh dalam gugatannya menuliskan, "Sesuai hukum pidana India, menunjukkan isyarat cabul dan menyinggung wanita merupakan pelanggaran. Di Irlandia pun, menunjukkan jari tengah merupakan pelanggaran."

Ia menambahkan, "Dengan menawarkan penggunaan emoji jari tengah di aplikasi Anda (WhatsApp), secara langsung Anda bersekongkol menggunakan tindakan ofensif dan cabul."(*)

BERITA REKOMENDASI