Geely Akuisisi Proton, Mahatir Mohammad Sedih

KUALA LUMPUR, KRJOGJA.com – Perusahaan automotif asal China, Zhejiang Geely Holding Group, mengakuisisi produsen mobil Malaysia, Proton. Geely membeli 49,9% saham Proton dan 51% saham Lotus. Kedua belah pihak akan menandatangani kesepakatan tersebut sebelum akhir Juli 2017. 

Mantan orang nomor satu di Malaysia dan Proton Holdings, Mahathir Mohamad, sudah tahu mengenai informasi tersebut. Lewat blog pribadi, Mahathir mengungkapkan rasa kecewa sekaligus kesedihan yang mendalam. Diberitakan Paultan, dalam blog milik Mahathir, ia menyatakan bahwa Proton seperti "anaknya". 

Dengan masuknya Geely sebagai mitra asing dia mengganggap Proton tidak bisa lagi menjadi mobil nasional. Setiap kesuksesan yang diraihnya nanti tidak perlu dibanggakan karena sudah tidak "milik saya" atau “negara saya". 
Sementara itu, Menteri Keuangan Datuk Seri Johari Abdul Ghani, beranggapan bahwa dengan dipilihnya Geelly sebagai mitra strategis dapat melambungkan nama Proton. Dia mencontohkan seperti Tata Motors dengan Jaguar Land Rover dan juga BMW dengan Mini dan RollsRoyce. 

"Dengan mitra strategis, bisa meningkatkan nilai merek dan kepercayaan konsumen terhadap Proton. Selain itu memiliki akses terhadap teknologi terbaru, mencapai skala ekonomi yang lebih tinggi dan memiliki kemampuan untuk mengakses pasar yang lebih besar di luar Malaysia," kata Johari.

Sebagaimana di ketahui, Proton sedang menghadapi permasalahan pendanaan sebagai imbas dari merosotnya penjualan dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan yang didirikan pada 1983 ini menerima bantuan dana dari Pemerintah Malaysia sebesar 1,5 miliar ringgit pada 2016. Geely akan memanfaatkan kapasitas produksi di dua pabrik Proton di Malaysia. Saat ini kapasitas produksi di dua pabrik tersebut mencapai 400 ribu unit per tahun. (*)  

BERITA REKOMENDASI