Google dan Facebook Hentikan Iklan Kebencian

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Facebook dan Google menghentikan iklan yang memberikan jalan kepada pengguna yang tertarik pada isu antisemitisme dan konten berbau kebencian lainnya. Pelarangan yang dilakukan oleh Facebook terjadi setelah organisasi berita ProPublica mengatakan pada Kamis 14 September 2017, mereka telah membayar USD30 untuk merilis artikel yang mempromosikan topik 'pembenci Yahudi', 'bagaimana membakar Yahudi' atau 'Sejarah kenapa Yahudi menghancurkan dunia'.

ProPublica melaporkan Facebook tak butuh sekira 15 menit untuk menyetujui tiga kata kunci iklan yang ditargetkan tersebut. ProPublica kemudian mengatakan bahwa kategori antisemitisme yang dibuat oleh sebuah algoritme itu telah dihapus oleh pihak Facebook setelah perusahaan mengetahuinya.

Meski demikian soal adanya algoritma yang dilaporkan oleh ProPublica, pihak Facebook membantah bahwa mereka melihat persentase kecil saat pengguna memasukkan respons ofensif di bagian edukasi dan profil mereka.

"ProPublica melihat edukasi ofensif itu dan bidang pekerjaan di mana menunjukkan iklan kami sebagai target audiensi untuk berkampanye. Kami segera menghapusnya," kata Facebook.

Selain Facebook, Google juga diketahui menyediakan iklan bagi penyuka antisemitisme. Tapi pada Jumat 15 September 2017 perusahaan mengaku telah melakukan penghapusan. Google mematikan kata kunci yang mengandung kata ofensif dalam fitur suggestion tool-nya. (*)

BERITA REKOMENDASI