Hasilkan Motor Siap Ngacir, Butuh Dana Rp 30 Juta

BENGKEL modifikasi motor balap (racing) yang mempunyai mekanik handal di bidangnya akan banyak dicari para pembalap motor guna memenuhi kebutuhan para pecinta otomotif ini. Mereka menginginkan motor siap ngacir dan tidak segan-segan mengeluarkan dana hingga puluhan juta rupiah demi mengejar kemenangan dalam suatu kejuaraan tertentu. 

Bangkitnya even balapan di tanah air akhir-akhir ini, termasuk Yogyakarta menjadi celah pasar yang dimanfaatkan oleh Cakra Motorsport di kawasan Banyuraden Sleman. 

Pemilik usaha ini, Danang Wahyudi sudah menerjuni usahanya sejak 1994, dan pembalap motor langganan juara dari berbagai daerah mempercayakan pengerjaan motor balapnya di bengkel ini. "Baik pembalap seperti spesial road race, drag race, gtx dan street bike sudah banyak yang memberi kepercayaan kepada kami. Sebagian yang berasal dari luar daerah seperti dari Sumatera dan Kalimantan, ada juga yang cukup memaketkan mesinnya untuk kami kerjakan,” ungkap  Danang Wahyudi, Selasa (26/3/2019).

Menurutnya, mesin motor dengan beberapa modifikasi dapat menambah tingkat kecepatan serta tetap nyaman dikendarai. Antara lain dengan merubah sudut klep, memperbesar klep sampai memodifikasi camshaf (noken as). Ketika membuatkan modifikasi motor balap, tak hanya sekadar membawa mesin, namun lengkap seperti dari bagian rangka, roda, rantai sampai knalpot biayanya bisa kisaran Rp 20 juta sampai Rp 30 juta perunit. "Selain mengerjakan motor-motor balap, ketika sedang tak banyak yang harus dikerjakan kami juga biasa menerima servis motor harian,” jelasnya.

Bapak dari tiga anak ini ingin menularkan atau membagikan pengetahuan dan pengalaman di bidang mekanik sepeda motor kepada saja yang berminat. Salah satunya dengan membuka kursus mekanik sepeda motor, antara lain meliputi kursus privat mekanik racing serta kursus privat mekanik bubut racing. Biaya kursus cukup terjangkau bahkan peserta disediakan fasilitas tempat tinggal.

“Beberapa karyawan saya maupun siswa peserta kursus, sudah ada yang mampu mendirikan bengkel sendiri tak jauh dari tempat tinggalnya. Jumlahnya yang berhasil mendirikan bengkel motor balap maupun bengkel motor umum sudah ada sekitar 60 orang,” tambahnya. (Yan)

BERITA REKOMENDASI