Hitung Ulang, Usia Alam Semesta Ternyata 13,7 Miliar Tahun

ACT mengukur cahaya tertua di alam semesta untuk mengetahui usia semesta. Cahaya tertua itu juga disebut cosmic microwave background (CMB).

Penelitian itu diterbitkan dalam makalah berjudul The Atacama Cosmology Telescope: a measurement of the Cosmic Microwave Background power spectra at 98 and 150 GHz. Penulisannya dipimpin oleh ilmuwan Universitas Cornell, Steve Choi.

Menentukan usia alam semesta bisa membantu ilmuwan bisa lebih paham seberapa cepat ekspansi alam semesta. Hal itu disebut konstanta Hubble.

Hasil perhitungan konstanta Hubble antara ACT dan Planc juga tidak terlalu berbeda.

Steve Choi yang meneliti di Cornell Center for Astrophysics and Planetary Sicence berkata hasil temuan ini memberikan ilmuwan kepercayaan diri dalam pengukuran cahaya tertua di alam semesta. (*)

BERITA REKOMENDASI