IDCBeta Resmi Diluncurkan

TIM INDONESIAN Diaspora Connect (IDC) meluncurkan aplikasi uji coba untuk IDC dengan nama IDCBeta. Versi ini bertujuan untuk uji aplikasi agar ke depannya versi penuh atau full version bisa berjalan sesuai dengan keperluan para Diaspora Indonesia di dunia. 

Diaspora Indonesia di Dunia yang terdiri dari 4.5 Juta orang yang tersebar di belahan negara menjadi salah satu latar belakang dan motivasi dibentuknya aplikasi berbasis start up digital ini. 

"Selama delapan tahun diperantauan saya melihat banyak sekali permasalahan yang dihadapi kawan-kawan mulai dari sulitnya mencari pekerjaan, hingga masalah birokrasi yang terkadang berbelit. Permasalahan tersebut sebenarnya sangat mungkin untuk diselesaikan melalui pendekatan teknologi,” ujar Arief Hakim Askar selaku Founder dan Global Project Leader IDC yang juga merupakan mahasiswa Master of Science in Information Technology di Beijing Instititute Technology. 

Bagi Arief yang sudah menjadi diaspora sejak menempuh kuliah Sarjana di Turki, melalui manajemen informasi dan komunukasi yang baik antara stakeholders di Indonesia dengan para diaspora di luar negeri, IDC adalah satu solusi atas banyak persoalan yang dihadapi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Menurut tim IDC, peluncuran versi Beta apllikasi ini bertujuan untuk evaluasi kekurangan yang masih ditemukan dalam proses penggunaan aplikasi ini sebelum benar-benar digunakan secara luas dan bebas. Sementara, IDC versi beta ini hanya diperuntukkan untuk lima puluh orang diasporan yang ditawarkan secara terbuka melalui sosial media (Instagram: @diasporaconnect.id). 

Sementara, untuk fitur unggulan yang hendak diangkat IDC ke depannya melingkupi fitur Jobs, nearby, dan shoutout. Dimana fitur unggulan itu sbeagai bentuk jawabn terbesar untuk kendala-kendala yang dihadapi para diasporan Indonesia di dunia. Selain dari fitur unggulan tersebut, banyak fitur lain yang akan dikembangkan juga oleh tim.

Sebelumnya, IDC memang telah menyebarkan tautan yang berisi aplikasi tersebut khusus untuk lima puluh android user yang tersebar di berbagai negara. “Fitur – fitur di aplikasinya sangat mudah digunakan dan diakses. Seru juga. Nggak kalah dengan medsos yang sudah ada.” ujar Adhihayu Arcci Maharddhika, salah satu user IDC yang merupakan Mahasiswi Bachelor of Ayurvedic Medicine and Surgery dari Universitas , Aroor Laxmi Narayana Rao Memorial Ayurvedic Medical College. Koppa. Karnataka. India.

Melalui peluncuran aplikasi beta terbatas ini, tim IDC menampung banyak aspirasi dari komunitas WNI di luar negeri agar pada saat peluncuran resmi tahun depan, aplikasi ini bisa lebih sempurna dan berfungsi seperti cita cita awal yaitu untuk dapat memberi manfaat untuk Diaspora Indonesia. (*)

BERITA REKOMENDASI