Indonesia Jadi Tempat Pilot Asing Cari Jam Terbang

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur ‎menyatakan, pilot Indonesia bersaing dengan pilot asing di negara sendiri. Hal ini membuat pilot dalam negeri banyak yang menganggur.

Asman Abnur mengatakan, perkembangan dunia penerbangan di Indonesia membutuhkan banyak tenaga penerbang. Saat ini ada 770 ribu penerbangan yang mengangkut jutaan penumpang.

"Pengembangan dunia penerbangan membutuhkan tenaga kerja yang andal, 770 ribu penerbangan untuk mengangkut jutaan penumpang," kata Asman, Sabtu (27/1/2018).

Menurut Asman, saat ini di Indonesia terdapat 7.150 pilot, 654 di antaranya adalah pilot asing. Indonesia menjadi tempat pilot asing dalam menambah jam terbangnya. Sementara pilot Indonesia yang belum memiliki sertifikat tidak diterima di maskapai dalam negeri dan berujung menganggur.

"Ini menjadi ladang penghasilan bagi pilot asing yang memiliki sertifikat. Sementara kita dihadapkan dengan pilot yang baru lulus dan menganggur," tutur Asman.

Asman melanjutkan, sejak 2015 Indonesia sudah terlibat dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN, dengan begitu untuk memenangi persaingan membutuhan kesiapan sumber daya manusia (SDM). Dia pun meminta kepada 50 wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Penerbangan (STIP) untuk menambah ilmu pengetahuan di luar sekolah.

"Hal ini mengindikasikan adik-adik harus siap mengandalkan, tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan yang ada di sekolah harus mencari kemampuan lain dari berbagai sumber. Termasuk menguasai berbagai bahasa minimal bahasa Inggris," tutur Asman.(*)

 

 

BERITA REKOMENDASI