Ini Alasan Kominfo Buat Kebijakan Registrasi SIM Ponsel Prabayar

YOGYA, KRJOGJA.COM – Menteri Komunikasi Informatika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara menegaskan kebijakan wajib registrasi kartu SIM prabayar adalah untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna seluler. Ide ini sebenarnya sudah ada sejak 10 tahun lalu, namun belum ada sistem yang mendukungnya.

“Dulu pernah dilakukan, verifikasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan cara mengumpulkan fotokopi KTP, tapi yang terjadi banyak penipuan dengan sebagainya. Sekarang sudah ada kesiapan dari Dukcapil,” kata Rudiantara kepada Krjogja.com seusai  menjadi pembicara dalam Festival Literasi Digital #Firal di UGM Yogyakarta, Minggu (15/10/2017).

Rudiantara mengungkapkan saat ini Dukcapil sudah siap secara sistem sehingga aturan itu bisa dilakukan. “Cuma satu menit kok prosesnya (pendaftaran). Satu menit untuk kenyamanan selamanya,” ujar Rudiantara.

Baca Juga : 

Catat! Registrasi Kartu SIM Tak Bisa Pakai KTP dan KK Palsu
Ini Alasan Pengguna Ponsel Harus Registrasi Kartu SIM
Ogah Lakukan Registrasi, Kartu SIM Ponsel Bakal Kena Blokir

Soal masih adanya masyaraka yang belum memiliki e-KTP, ia optimis sebelum waktu periode pendaftaran berakhir semuanya sudah selesai.  Periode pendaftaran sendiri dari 30 Oktober hingga 26 Februari 2018. Jika belum, diberi waktu 30 hari. Kalau belum juga outgoingnya tidak bisa untuk menelepon, akan diberi waktu. Jika belum juga, tidak bisa ditelepon.

“Jadi waktunya masih panjang. Secaraa sistem pendaftaran dukcapil sudah siap. Untuk verifikasi 100 nomor, pencatatan NIK KTP dan nomor KK cuma butuh waktu 1 detik,” ujar Rudiantara. (Apw)

 

BERITA REKOMENDASI