Ini Penjelasan Beda Antara Bakteri dan Virus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Bakteri merupakan mikroorganisme kecil yang terdiri dari sel tunggal. Bakteri sangat beragam dan memiliki berbagai macam bentuk dan fitur struktural. Selain itu, bakteri juga dapat hidup di hampir setiap lingkungan, termasuk di dalam tubuh manusia.

Hanya beberapa bakteri yang mampu menyebabkan infeksi pada manusia. Bakteri ini disebut sebagai bakteri patogen.

Sementara itu, virus merupakan jenis lain dari mikroorganisme kecil, bahkan lebih kecil dari bakteri. Seperti bakteri, virus memiliki berbagai bentuk dan fitur. Virus bersifat parasit dan mampu menyerang sel-sel tubuh manusia.

Keduanya mampu menginfeksi tubuh manusia. Ada beberapa perbedaan dan persamaan antara virus dan bakteri, berikut ulasannya seperti dilansir dari laman Health Line, Rabu (22/1/2020).

Penyebaran

Infeksi bakteri bisa menular dari manusia ke manusia. Ada banyak cara yang bisa terjadi seperti halnya kontak fisik dengan seseorang yang memiliki infeksi bakteri. Selain itu, infeksi bakteri juga bisa menular melalui batuk dan bersin.

Penularan bakteri juga bisa terjadi dari ibu ke anak selama masa kehamilan. Selain menyebar dari manusia ke manusia, infeksi bakteri juga menyebar melalui gigitan serangga yang terinfeksi. Kemudian, mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi juga dapat menyebabkan infeksi.

Virus juga disebarkan dari manusia ke manusia dengan berbagai cara, termasuk kontak dengan sesorang yang terserang virus. Selain itu, virus juga dapat menyebar ketika seseorang bersentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi.

Infeksi

Ada beberapa infeksi bakteri yang umum terjadi yakni meliputi radang tenggorokan, infeksi saluran kemih, keracunan makanan, gonorea, TBC, bakteri meningitis, selulitis, Penyakit Lyme, dan tetanus.

Sementara itu, infeksi virus yang umum terjadi meliputi influenza, flu biasa, virus gastroenteritis, cacar air, campak, meningitis, kutil, human immunodeficiency virus (HIV) dan hepatitis.

Ciri-Ciri

Ketika sakit mungkin Anda belum bisa mengindetifikasikan sendiri apakah Anda terserang bakteri atau virus. Pilek atau flu biasanya mampu menyebabkan hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, dan demam rendah.

Flu biasa memang telah disebabkan oleh sejumlah virus yang berbeda, meskipun rhinovirus paling sering menjadi penyebabnya.

Dalam beberapa kasus, infeksi bakteri sekunder dapat terjadi selama atau setelah pilek. Contoh umum infeksi bakteri sekunder meliputi infeksi sinus, infeksi telinga, dan pneumonia

Lebih lanjut, seseorang mungkin telah terinfeksi bakteri ketika gejalanya berlangsung lebih lama dari 10 hingga 14 hari.

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI