Isu Kesenjangan Gender Landa Google

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Raksasa teknologi Google saat ini kembali dilanda isu kesetaraan gender. Isu ini mulai memanas ketika seorang teknisi software senior yang tidak disebutkan namanya menuliskan memo internal. Dalam memo tersebut ia mengungkapkan pendapat pribadinya yang berujung viral di kalangan perusahaan.

Memo berjudul "Google's Ideological Echo Chamber" menggambarkan kesenjangan representasi antara pria dan wanita di bidang software engineering. Hal itu diklaim akan tetap ada karena perbedaan biologis antara kedua jenis kelamin. "Rata-rata, pria dan wanita berbeda secara biologis dalam banyak hal," tulisnya.

Ia juga mengatakan Google seharusnya tidak menawarkan program untuk ras atau gender minoritas yang kurang terwakili. Singkatnya, penulis menganggap bahwa wanita tidak cocok bekerja di perusahaan teknologi.

"Membedakan hanya untuk meningkatkan representasi wanita di bidang teknologi sama sesat dan biasnya dengan mewajibkan peningkatan representasi perempuan tunawisma, kematian terkait pekerjaan, kekerasan, penjara, dan putus sekolah," tulisnya. (*)

BERITA REKOMENDASI