Kemenkominfo Beri Kewenangan Bawaslu Blokir Akun Medsos

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan kewenangan pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk meminta pemblokiran akun tertentu yang tersebar di sembilan platform media sosial. Sembilan platform media sosial, yakni Facebook, Twitter, Instagram, BBM Indonesia, Instagram, Liveme, Bigo, Line, dan Google.

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan kewenangan ini diberikan berdasarkan nota kesepahaman yang telah ditandatangani oleh pihaknya bersama Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu dalam rangka melawan hoaks dan ujaran kebencian di Internet dalam proses Pilkada 2018.

"Mereka sudah membuat deklarasi dengan Kominfo, akan membantu proses pilkada serentak yang bersih dari hoaks dan hate speech. Melakukan suspend dan take down atas akun yang diminta Bawaslu," kata Rudiantara.

Dia menuturkan kewenangan itu diberikan karena Bawaslu paling memahami hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran dalam pilkada. Kementerian, lanjut Rudiantara, akan memberikan bantuan berupa penyidik Pegawai Negeri Sipil untuk Bawaslu guna menelusuri akun media sosial yang menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian. (*)

BERITA REKOMENDASI