Kominfo Siapkan Aplikasi untuk IMEI Ponsel Luar Negeri

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjelaskan akan membuat aplikasi khusus yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan ponsel milik mereka yang dibeli di luar negeri bahkan saat ponsel hilang atau dicuri.

"Disiapkan aplikasi pelaporan masyarakat yang membawa perangkat ponsel dari luar negeri itu dilaporkan sehingga bisa menggunakan kartu SIM lokal. Namun kami akan diskusikan dengan teman-teman di Kemenkeu, apakah ini akan membayar pajak atau ada opsi lain," kata Dirjen Sumber Data dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Ismail.

Lebih lanjut kata Ismail, bisa saja satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dapat digunakan untuk dua ponsel dari luar negeri. Namun, dia kembali menegaskan bahwa masih harus melakukan komunikasi mendalam dengan Kementerian Keuangan.

"Satu NIK misalnya boleh maksimum untuk perangkat ponsel luar negeri itu satu atau dua misalnya, ini nanti belakangan karena kami akan mendapatkan konfirmasi dulu dari teman-teman Kemenkeu," jelasnya.

Selain untuk ponsel yang dibeli di luar negeri, Ismail juga menjelaskan alur jika ponsel hilang atau dicuri. Masyarakat nantinya harus melaporkan ke aplikasi yang sudah disiapkan.

Laporan masyarakat itu harus berisi laporan dari pihak kepolisian maupun bukti pembayaran ponsel secara sah dan akan diproses oleh sistem SIBINA(database IMEI). (*)

BERITA REKOMENDASI