Kominfo Tegur Facebook

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Skandal pembocoran data pengguna Facebook menempatkan Indonesia ke dalam daftar ketiga terbesar yang terkena imbasnya. Facebook telah menyalahgunakan 1 juta data penggunanya Indonesia.

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara melakukan pertemuan dengan perwakilan Facebook Indonesia, Kamis (05/04/2018). Ada beberapa poin yang dihasilkan dari pertemuan tersebut, salah satunya adalah permintaan pemerintah kepada Facebook agar mereka menutup semua aplikasi ketiga di Indonesia, terutama yang berbentuk kuis kepribadian.

Selain itu, Facebook juga menerima sanksi berupa teguran tertulis dari Kemenkominfo dalam pertemuan tadi. Mereka juga diancam akan mendapat penindakan hukum pidana jika mereka terbukti bersalah dalam memanfaatkan satu juta pengguna Facebook Indonesia yang bocor.

Merujuk pada data performa perusahaan over-the-top 2016-2017, Rudiantara memasukkan Facebook ke dalam kategori nakal yang tidak terlalu mematuhi permintaan pemerintah. Data tersebut dihimpun untuk menunjukkan tingkat kepatuhan perusahaan asing dalam merespons permintaan pengendalian konten yang dinilai tak sesuai dengan pengguna di Indonesia.

Menurut catatan Kominfo, tingkat kepatuhan Facebook dan Instagram mencapai 40 persen. Dari total 1.307 permintaan blokir akun dan konten, Facebook hanya sanggup menindak 778 di antaranya.

Menurutnya, semakin kecil presentase (hingga mendekati nol) maka semakin tinggi kepatuhannya dalam merespons permintaan pemerintah. Rudi membandingkan Twitter lebih baik dengan tingkat kepatuhan mencapai 0,2 persen.

Menemani Facebook, tingkat kepatuhan Google (plus YouTube) dan Telegram hampir setara, masing-masing 42 persen dan 37 persen. Rudi menyebut data yang diungkapnya berdasarkan statistik, jadi bukan sekedar prediksi. (*)

BERITA REKOMENDASI