Lho.. Samsung Ternyata Pernah Bikin Mobil?

PRODUSEN elektronik Samsung ternyata pernah membuat mobil. Kisahnya diawali saat KIA membeli lisensi Lotus Elan yang kemudian berganti nama menjadi KIA Elan hingga akhirnya diproduksi pada 1996.

Mengutip dari Roadandtrack.com, ada beberapa ubahan yang diterapkan, salah satunya ialah lampu belakang dari KIA Alpine.

Tak lama berselang, bos Samsung kala itu, Lee Kun-hee, memiliki keinginan bahwa perusahaannya akan membuat mobil sport berpenggerak roda belakang. Caranya adalah mereka membeli KIA pada tahun 1995, namun gagal.

Samsung pun akhirnya memilih untuk membuat pabrik mobilnya sendiri yang bernama Samsung Motors. Sayangnya, terjadi krisis hebat sehingga anak perusahaan itu harus ditutup setelah tidak menemukan penyelamat.

Pasalnya, pabrikan Korea Selatan lainnya, Daewoo, telah diakuisisi oleh General Motors. Sementara itu, Hyundai tidak memperlihatkan ketertarikan pada Samsung Motors sehingga lebih memilih untuk menyelamatkan KIA pada 1997 dari kebangkrutan.

Menariknya, di tengah kondisi perekonomian yang kacau, muncullah Samsung Sports Car-1 (SSC-1) pada ajang Seoul Motor Show 1997. Saat itu, mobil ini hanyalah konsep yang dipamerkan oleh Samsung.

Bodi Samsung SSC-1 ini dibentuk dari fiberglass dan mengadopsi lampu depan Nissan 300ZX. Di sektor dapur pacu, mobil konsep tersebut mengandalkan mesin V6 2.500cc bertenaga 19- hp dari sedan Nissan SM5.

Komponen lainnya pun tak bisa dianggap remeh. Samsung SSC-1 mengandalkan double wishbone suspension dan velg 17 inci yang dikawal sistem pengereman dari Brembo. Di kabin, terdapat jok Recaro, setir Momo, dan beberapa sistem infotainmen dari pabrikan mobil mewah Infiniti.

Namun, tak diketahui secara gamblang basis dari Samsung SSC-1. Beberapa orang berspekulasi bahwa mobil ini berhubungan dengan Venturi Atlantique, mobil sport asal Perancis yang beredar sejak 1991 hingga 2000.

Spekulasi tersebut memiliki dasar yang cukup kuat. Pasalnya, pada 1998, Samsung Motors menjalin kerjasama dengan Renault, namun juga menemui kegagalan hingga akhirnya Samsung mundur dari dunia otomotif dan hanya menjadi penyedia beberapa komponen sistem hiburan.(*)

BERITA REKOMENDASI