Libra Dikhawatirkan Ganggu Industri Jasa Keuangan

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – The Federal Reserve (The Fed) membentuk kelompok kerja untuk mengevaluasi Libra, uang kripto milik Facebook. Ketua The Fed Jerome Powell telah mengatakan keputusan tersebut kepada House Financial Services Committee.

Sejak diumumkan tiga minggu lalu, Libra berada di bawah pengawasan ketat regulasi di seluruh dunia. Banyak yang khawatir dengan adanya uang kripto Facebook maka bentuk pembayaran yang diterima secara universal tetap tidak akan diatur.

Facebook mengatakan telah berbicara dengan regulator sebelum pengumuman hadirnya Libra dan Calibra. Sayangnya, upaya tersebut belum cukup meredakan kekhawatiran di kalangan regulator.

Powell mengungkap dirinya mendukung inovasi dalam industri jasa keuangan, selama masuk akal. Sedangkan, Libra justru menimbulkan banyak keprihatinan serius terkait privasi pencucian uang, perlindungan konsumen dan stabilitas keuangan.

Dia mengatakan kelompok kerja Libra dari The Fed bekerja sama dengan badan pengatur AS dan Departemen Keuangan, serta bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia. Dewan Pengawasan Stabilitas Keuangan Departemen Keuangan juga telah membentuk kelompok kerja tingkat staf untuk melihat Libra lebih detail.

"Proses mengatasi masalah ini, kami pikir, harus sabar dan hati-hati dan tidak lari ke implementasi," kata Powell. (*)

BERITA REKOMENDASI