Mengandung Malware, Google Hapus CamScanner dari Play Store

JAKARTA, KRJOGJA.com – Aplikasi CamScanner terdapat di platform Android dan iOS. Aplikasi mobile tersebut kabarnya telah diunduh lebih dari 100 juta kali, namun belakangan ini dilaporkan mengandung malware berbahaya.

Dilansir Digit, Rabu (28/8/2019), para peneliti di Kaspersky Labs menemukan malware di versi terbaru dari aplikasi OCR (optical character recognition) terbaru. Ini rupanya menyimpan perpustakaan periklanan yang berisi modul jahat yang diidentifikasi oleh peneliti Kaspersky sebagai 'Trojan-Dropper.AndroidOS.Necro.n.' Google kabarnya menghapus aplikasi CamScanner dari Play Store.

Sesuai laporan tersebut, modul malware khusus ini sebelumnya terlihat di beberapa aplikasi yang datang ter-install pada beberapa aplikasi China.

Sebagai catatan blog Kaspersky, CamScanner adalah aplikasi yang cukup bagus yang menawarkan fungsionalitas terkemuka. Sementara itu, aplikasi menampilkan iklan untuk menghasilkan pendapatan.

Ada opsi untuk pembelian dalam aplikasi dan membeli Lisensi secara terpisah untuk menghilangkan iklan. Namun, modul Trojan Dropper yang ditemukan di dalam aplikasi dikatakan mengekstrak dan menjalankan modul jahat lainnya dari file terenkripsi yang disertakan dalam sumber daya aplikasi.

 

 

BERITA REKOMENDASI