Milenial Yogya Gagas Manajemen Hospitality Berbasis Aplikasi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Memasuki tahun 2020 ternyata peluang bisnis properti masih menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Usaha ini juga makin diminati dan meluas, tak terkecuali bagi pelaku usaha properti dari kalangan milenial.

Di Yogya sejumlah anak muda membangun jaringan bisnis manjemen hospitality bagi hotel budget dan kos ekslusif. Bernama Djurkam, singkatan Djuragan Kamar merupakan sebuah bisnis jasa manajemen hospitaly karya anak bangsa yang diperuntukkan bagi para pemilik bangunan, gedung hotel hingga kos-kosan.

Ada dua produk yang di tawarkan yakni reguler dimana Djurkam secara gratis diberikan kepada klien, termasuk iklan, fitur aplikasi, berbagai program promo manajemen secara gratis tanpa dipungut. Kontrak produk reguler Djurkam ini selama enam bulan, hingga pelaku usaha merasakan manfaatnya.

Kedua, produk premium. Yakni Djurkam melakukan operate all mengelola pendapatannya, SDM, biaya biaya operasional, perbaikan gedung, transparansi pendapatan dan biaya laba yang dapat diakses setiap saat hingga transparansi kenaikan investasi. 

Sejumlah anak muda di Yogyakarta menginisiasi bisnis ini sejak 2019 lalu dan terus berkembang hingga sekarang. Anak-anak muda ini datang dari berbagai latar belakang berbeda yang memiliki misi visi bisnis hopitality manajemen berbasis IT. 

Diprakarsai oleh Mochammad Daffa Trinanda yang akrab di sapa Dafa, mahasiswa aktif di FBE UGM berusia 19 tahun ini mengajak anak anak muda di Yogya untuk mengembangkan Djuragan Kamar. Ditangan anak muda inilah dalam kurun beberapa bulan aplikasi ini telah menyebar ke seluruh Yogya hingga berbagai daerah di tanah air. 

Aplikasi Djurgan Kamar pun dengan mudah bisa ditemukan secara online maupun offline. Djuragan Kamar bisa didownload di playstore maupun ios dan telah dilihat seribu lebih orang, baik didownload maupun viewers di medsos.

Sementara itu menurut Area Manager Pemasaran Djurkam, Paulina bisnis hospitality ini menjadi solusi bagi usaha properti hotel budget dan kos ekslusif. Apalagi di Yogya dimana kebutuhan properti dan sektor wisata maupun pendidikan selalu meningkat.

"Tidak selalu mudah mengembangkan bisnis ini. Mengatur sumber daya manusia agar profesional, manajemen sekaligus membangun usaha bersama yang adil dan dilandasi kepercayaan mutlak dilakukan," ungkapnya. 

Bagi pemilik gedung, kerjasama dengan Djurkam setidaknya mendapatkan banyak manfaat baik manfaat secara langsung dari sisi pemasaran dan finansial. Hingga dampak berjangka berupa skill dan pengetahuan mengelola sebuah bisnis 

Lebih jauh, Paulina mengungkapkan Djuragan Kamar merupakan sebuah unit usaha yang menguatkan sisi development hingga operasional, dalam menjalankan usaha tersebut. "Djurkam itu mudah, profesional dan transparan sehingga sama-sama saling memberikan kenguntungkan," pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI