Modifikasi Cuaca BPPT Dilengkapi Teknologi AI

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengurangi curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

Untuk mengantisipasi hujan ekstrem pada 10-12 Januari 2020, BPPT melakukan operasi hujan buatan selama 24 jam. Operasi ini dilakukan dengan melakukan semai garam ke awan untuk mempercepat hujan.

 

“Agar hujan turunnya di perairan lepas yang tidak ada penduduknya,” kata Kepala BPPT Hammam Riza pada akun Twitter resmi BPPT, Jumat (10/1/2020).

Hamam menambahkan bahwa TMC akan dilengkapi dengan kecerdasan buatan untuk melakukan predictive modelling dengan data yang diperoleh dari BMKG. Dengan bantuan kecerdasan buatan, data cuaca dari BMKG nantinya diolah hingga menghasilkan pola dan model.

Dengan demikian, pelaksanaan operasi akan lebih efisien dan tepat sasaran yakni daerah-daerah mana saja yang membutuhkan teknologi modifikasi cuaca.

Menurut Hammam, TMC yang dijalankan BPPT ini mempunyai banyak fungsi. Bisa untuk menghalau hujan seperti menangani bencana banjir Jabodetabek atau menurunkan hujan untuk mencegah kebakaran hutan maupun menangani bencana kekeringan.

 

 

BERITA REKOMENDASI