Nyamar Jadi Digital Marketer, 50 Juta Pengguna Facebook Diretas

SETELAH menyebut ada setidaknya 50 juta akun pengguna yang diretas melalui bug di fitur "View As", Facebook mengonfirmasi, 'hanya' 30 juta pengguna terdampak.

Akses token 30 juta dicuri oleh pihak ketiga. Dengan demikian, si penjahat siber bisa mengakses sejumlah informasi pribadi pengguna yang diunggah ke akun Facebook.

Belakangan menurut sebuah laporan, Facebook disebut-sebut sudah tahu siapa penyerang di balik peretasan data puluhan juta pengguna Facebook itu.

Sebagaimana dikutip dari Softpedia, Sabtu (20/10/2018), dalam laporan terbarunya, berdasarkan investigasi internal oleh tim peneliti keamanan, Facebook percaya bahwa sekelompok spammers tampaknya menyamar jadi digital marketer.

Para spammers inipun dipercaya sebagai dalang di balik serangan siber terhadap Facebook.

Diberitakan The Wall Street Journal, "para peneliti internal Facebook percaya bahwa pelaku di balik penyerangan adalah sekelompok spammers Facebook dan Instagram yang menyamar menjadi perusahaan digital marketing, di mana, aktivitas mereka diketahui oleh tim keamanan Facebook."

Informasi ini diperoleh dari sumber anonim, sejalan dengan yang disebutkan oleh VP of Product Management Facebook Guy Rosen.(*)

BERITA REKOMENDASI