Opera, Browser Pertama yang Dukung Video 360

OPERA menjadi browser pertama yang mendukung format video 360 derajat untuk perangkat virtual reality (VR). Versi terbaru pada Opera developer ini hadir dengan pemutar VR 360 yang sudah terpasang di dalam browser dan kompatibel dengan berbagai perangkat VR seperti HTC Vive, Oculus Rift dan perangkat OpenVR lainnya. Fitur baru ini memungkinkan pengguna menikmati sensasi video 360 derajat yang lebih seru.

Pertumbuhan pesat video 360 derajat dan WebVR membawa revolusi yang menarik untuk konten VR di web. Namun, dengan dukungan perangkat lunak yang terbatas, cukup sulit bagi pemilik perangkat VR untuk menikmati beragam konten 360 derajat yang semakin banyak di YouTube, Facebook, serta portal video lainnya.

Selama ini untuk menikmati konten video 360 derajat, pengguna harus mengunduh video terlebih dahulu -yang terkadang membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mengunduh satu konten-, kemudian memutarkannya di aplikasi lain. Proses yang cukup merepotkan, memakan waktu lama, menghabiskan bandwidth serta terkesan kuno.

“Kami ingin membawa pengalaman menjelajah web terbaik bagi para pengguna kami. Itulah mengapa Opera mulai fokus dalam menciptakan dan embedding pemutar VR langsung ke dalam browser. Hal ini tentunya memungkinkan pengguna untuk menonton video virtual reality, dan video-video 2D standar secara instan dengan perangkat VR mereka.” ujar Krystian Kolondra, Executive Vice President of Desktop di Opera Software AS, dalam rilisnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (22/9/2017).

Pengalaman streaming video VR dengan mulus

Versi developer terbaru Opera ini hadir dengan fitur pemutar VR 360 dan secara otomatis mendeteksi perangkat VR yang terpasang. Saat pengguna sedang melihat video VR 360, tombol bertanda “Watch in VR” akan muncul tepat di atas video tersebut (di samping tombol pop out video Opera). Pengguna cukup meng-klik untuk dapat menikmati sensasi pandangan 360 derajat yang ditawarkan oleh video tersebut.

Selain itu, untuk menikmati video tersebut pengguna tidak memerlukan keyboard atau tetikus. Pengguna cukup mengarahkan kepala mereka ke arah yang ingin dilihat.

Semua video dapat diputarkan dalam VR

Pemutar video terbaru Opera tidak hanya mendukung video dengan format 360 derajat, format standar pun dapat diputarkan di fitur ini. Pengguna dapat menonton film 2D favorit atau video dengan format standar 180 derajat dengan perangkat yang dimiliki. Pengguna dapat merasakan pengalaman bioskop pribadi yang mengagumkan.

Opera telah bekerja keras dengan tim UX dan desain untuk menciptakan sebuah pengalaman pengguna yang sederhana namun intuitif bagi para pemilik headset VR untuk dapat menikmati video online sebanyak apapun yang mereka inginkan. (*)

BERITA REKOMENDASI