Komet NEOWISE Dekati Bumi Pekan Ini, Bisa Dilihat Langsung

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komet Neowise adalah komet yang memiliki cahaya paling bersinar terang selama bertahun-tahun. Fenomena yang dapat dilihat begitu cepat, Anda dapat melihat Neowise hanya dengan teropong atau bahkan dengan mata telenjang saat mereka mendekati Bumi.

Melansir Sciencealert, pada tanggal 27 Maret, teleskop antariksa NASA, Near-Earth Object Wide-field Infrared Survey Explorer (NEOWISE) menemukan objek luar angkasa itu. Komet ini dikenal sebagai Comet C / 2020 F3 NEOWISE atau singkatnya NEOWISE komet yang cukup cantik.

“Dari tanda infra merahnya, kita dapat mengetahui bahwa jaraknya sekitar 5 kilometer, dan dengan menggabungkan data inframerah dengan gambar cahaya tampak, kita dapat mengatakan bahwa inti komet ditutupi dengan jelaga, partikel gelap yang tersisa dari pembentukannya mendekati kelahiran Tata Surya kita 4,6 miliar tahun yang lalu,” kata wakil penyelidik NEOWISE, Joseph Masiero dari NASA Jet Propulsion Laboratory di California Selatan.

Sejak awal Juni, Neowise telah memukau para stargazers dengan ekornya yang panjang dan inti yang sangat padat. Komet Neowise sebenarnya masih sangat jauh dari kita (lebih dari 100 juta kilometer), sementara cahaya yang dihasilkan berasal dari partikel dan gas sekitar komet yang diterangi oleh Matahari saat ia terbang dengan spektakuler.

Pada 3 Juli Neowise mencapai perihelion (titik terdekat ke Matahari dalam orbitnya), dan sekarang telah memulai perjalanannya yang lambat dan panjang kembali ke daerah luar Tata Surya.

Saat ini Neowise sedang menuju Bumi, jika Anda tertinggal pada fenomena sebelumnya maka Anda dapat menanti pada 22 Juli di belahan Bumi utara. Komet ini juga kabarnya terlihat pada 14-19 Juli dengan mata telanjang (tetapi paling baik dilihat dengan teleskop kecil atau bahkan teropong) sekitar satu setengah jam setelah matahari terbenam.

Kemudian, pada bulan Agustus komet Neowise dan Bumi akan terpisah, karena akan melanjutkan orbitnya kembali ke luar Tata Surya. Mungkin Anda akan melihatnya kembali dalam waktu yang luar biasa, 6.800 tahun.

BERITA REKOMENDASI