Peneliti Amerika Ciptakan Mesin Pelacak Berita Hoax

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Sejumlah peneliti dari Indiana University, Amerika Serikat, menciptakan Hoaxy, mesin pencari yang ditujukan untuk mengurangi penyebaran berita palsu. Mesin ini mampu melacak asal-usul sebuah berita hoax yang menyebar.

Karena kemampuannya lebih bersifat penelusur, Hoaxy sengaja tidak dibuat untuk memberi label sebuah tulisan asli atau palsu. Ia hanya bisa menunjukkan bagaimana sebuah artikel yang mencurigakan menyebar dan mengarahkannya ke situs penguji fakta. “Tidak ada penilaian editorial. Kami tidak mengklaim atau memeriksa atau mengatakannya benar atau salah,” ujar Filippo Menczer yang mengepalai proyek Hoaxy.

Hoaxy yang berada di situs hoaxy.iuni.iu.edu bisa diakses luas oleh jurnalis, peneliti, dan publik. Kadar kebenaran suatu informasi apa pun bisa diukur dengan mesin ini. Dibantu oleh organisasi media dan situs penguji fakta, Hoaxy diklaim sanggup membedakan mana tulisan satire, berita hoax, atau teori konspirasi. Ia juga bisa dipakai untuk melacak sebuah tulisan yang ada di Twitter maupun Facebook.

“Anda bisa mengamati siapa yang jadi pusatnya, penyebar utamanya, dan pihak-pihak yang menyebar klaim dan melakukan uji fakta atasnya,” sambung Menczer. (*)

BERITA REKOMENDASI