Pengujian Bahan Bakar B30, Tenaga Mesin Diesel jadi Loyo

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Pengujian bahan bakar dengan campuran nabati yang berasal dari minyak sawit sebesar 30 persen atau dikenal dengan bahan bakar B30, diklaim aman digunakan pada mobil diesel. Namun dari pengujian yang telah dilakukan, terjadi penurunan tenaga mesin diesel.
Hal tersebut diungkap langsung Ketua Tim Road Test Biodiesel B50 PPKS Muhammad Ansori Nasution yang telah melakukan pengujian bahan bakar dengan kandungan nabati 30 hingga 50 persen. Dalam pengujian tersebut diakuinya memang terjadi penurunan tenaga mesin dan torsi.
Memang dengan penggunaan bahan bakar B30 dan B50 yang telah dilakukan pengujian jalan, tenaga mesin turun hingga 5 Hp sedangkan torsinya turun 2 newton dari tenaga mesin pabrikan," ungkapnya.
Penurunan tenaga mesin tersebut dinilai masih terbilang wajar, karena tidak terlalu besar. Terkait kendala teknis,m Ansori mengungkap tidak terjadi masalah selama pengujian bahan bakar tersebut.
 

Dalam pengujian bahan bakar B30 dan B50, dilakukan menggunakan mobil Toyota Innova yang baru keluar dari diler. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan data serta kualitas dari penggunaan bahan bakar tersebut di mobil.

Toyota Innova yang dijadikan model pengujian bahan bakar B30 diketahui memiliki mesin berkapasitas 2,4 liter, mesin diesel berkode 2GD-FTV mampu menghasilkan tenaga 147 Tk pada 3.400 rpm. Kemudian torsi maksimal 367 Nm sejak putaran 1.200 rpm – 2.600 rpm untuk

 

B30

BERITA REKOMENDASI