Penyemprotan ‘Ajifol’ dengan Menggunakan Teknologi Drone Mendukung Budidaya Pertanian Berkelanjutan

BAHAN baku utama produksi Monosodium Glutamat (MSG) menggunakan tetes tebu yang melalui proses fermentasi. Dari proses produksi tersebut dihasilkan produk samping pupuk Ajinomoto Foliar Fertilizer atau Ajifol.

Ajifol memiliki kandungan unsur hara makro dan mikro yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman mulai dari awal tanam hingga panen, serta dengan kandungan asam amino berkualitas tinggi di dalamnya.

Ajifol juga mampu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit, sehingga dapat mengurangi pemakaian pestisida dan lebih ramah terhadap lingkungan. Proses tersebut dikenal dengan istilah bio cycle.

Sebagai salah satu cara efektif dan efisien terhadap penggunaan air, sumber daya manusia, dan penghematan biaya guna mendukung budidaya pertanian berkelanjutan, Departemen Agriculture Development (Agri Dev) PT Ajinomoto Indonesia yang beroperasi di Pabrik Mojokerto, Jawa Timur, baru-baru ini melakukan inovasi penyemprotan Ajipol dengan menggunakan teknologi drone.

“Sejalan dengan Ajinomoto Share Value (ASV) perusahaan, kmi mulai melakukan pengolahan produk samping (By Product) yang dalam prosesnya mengacu pada Eco Activity dan Bio Cycle, yang dapat diolah menjadi produk dengan nilai jual (Co Product), salah satunya pupuk Ajifol yang telah dilengkapi dengan izin edar dari Kementerian Pertanian RI,” kata Factory Manager sekaligus Direktur PT Ajinomoto Indonesia Yudho Koesbandryo pada keterangan pers, Selasa (12/10/2021).

BERITA REKOMENDASI