Penyemprotan ‘Ajifol’ dengan Menggunakan Teknologi Drone Mendukung Budidaya Pertanian Berkelanjutan

Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, perusahaan Ajinomoto mulai membantu beberapa komunitas petani padi, jagung, dan tebu yang berada di daerah Jawa Timur, yaitu Mojokerto, Madiun dan Malang dengan mengenalkan Ajifol sebagai Co Product perusahaan.

Perusahaan juga dapat membantu menjaga pertumbuhan tanaman agar menghasilkan panen dengan kualitas terbaik serta menyediakan jasa aplikasi Ajifol menggunakan drone.

Saat ini, Ajifol memiliki dua varian, yaitu Ajifol D untuk pertumbuhan vegetatif tanaman (akar, batang, daun) dan Ajifol B untuk pertumbuhan generatif tanaman (bunga dan buah).

Penggunaannya cukup mudah, dengan menambahkan air terlebih dahulu sesuai takaran, Ajifol bisa langsung disemprotkan ke bagian tanaman. Tidak hanya memiliki kandungan yang berkualitas, harga pupuk cair Ajifol ini juga sangat terjangkau. Ajifol D sekitar Rp 70 ribu- Rp 75 ribu per liter, sedangkan Ajifol B Rp 60 ribu-Rp 85 ribu per liter.

Sejak kehadirannya, aplikasi Ajiforl masih dilakukan secara manual sehingga menjadi tidak efisien: memakan waktu yang lama, boros dalam penggunaan air, membutuhkan biaya untuk para tenaga kerja.

Berkaitan dengan hal tersebut, PT Ajinomoto mengajak para petani untuk menerapkan metode baru dalam mendukung budi daya pertanian yang berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi drone.

PT Ajinomoto meyakini penggunaan teknologi drone akan memberikan dampak lingkungan yang positif serta dapat menghemat biaya sekaligus menyokong budi daya pertanian berkelanjutan di Indonesia.

“Sebagai gambaran berdasarkan hasil uji coba yang telah kami lakukan di bulan September lalu, untuk tanaman padi, jagung dan tebu mendapatkan respon yang cukup baik dari para petani,” jelas Yudho.

BERITA REKOMENDASI