Penyemprotan ‘Ajifol’ dengan Menggunakan Teknologi Drone Mendukung Budidaya Pertanian Berkelanjutan

Pengaplikasian teknologi drone sangat efisien dan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit per hektare dengan jumlah air berkisar 16 liter per hektare.

Sementara ity, jika dengan penerapan secara manual, membutuhkan waktu sekitar setengah hari hingga 1 hari dengan jumlah air sekitar 200 liter per hektare.

Biaya pengaplikasian dengan menggunakan teknologi drone rencananya akan kami ajukan sekitar Rp 100 ribu per hektare, sedangkan jika pengaplikasian manual berkisar Rp 150 ribu per hektare.

“Untuk beberapa tanaman seperti jagung dan tebu, pengaplikasian manual akan sulit dilakukan saat tanaman sudah tinggi, sekitar 1,5 meter ke atas, sedangkan dengan menggunakan teknologi drone, kendala tersebut tentu dapat teratasi,” tutup Yudho. (Ati)

BERITA REKOMENDASI