Polisi Dunia Berantas Ransomware

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA (KRjogja.com) – Beberapa negara di dunia sepertinya telah menyadari adanya perang dalam bentuk baru yakni melalui medan tempur berbeda. Sebanyak 13 negara di dunia pun bergabung untuk memerangi adanya serangan ransomware.

Beberapa negara yang tergabung dalam kongsi ini antara lain Bulgaria, Kolombia, Prancis, Hungaria, Irlandia, Bosnia dan Herzegovina, Italia, Latvia, Lithuania, Portugal, Spanyol, Swiss, serta Inggris.

Mereka bergabung dengan proyek No More Ransom yang digagas oleh Dutch National Police, Europol, Intel Security, dan Kaspersky Lab untuk melawan ransomware. Sebagai perlawanan, kongsi ini membuat sebuah portal online http://www.nomoreransom.org untuk menydiakan sumber daya bagi korban.

Dalam situs tersebut, pengguna bisa mengetahui informasi apa itu ransomware, cara kerja, dan juga bagaimana mereka melindungi dari serangannya. Program ini telah diumumkan pada Juli 2016.

Setelah dua bulan berjalan, dikatakan lebih dari 2.500 orang telah berhasil mendekripsi data-data tanpa harus membayar tebusan kepada peretas. Korban bisa mendekripsi data menggunakan platform CoinVault, Wildfire, dan Naungan.

Saat ini situs tersebut masih proses penyesuaian dukungan beragam bahasa agar dapat menarik pengunjung, meningkatkan hasil dan mempermudah korban ransomaware dari berbagai negara untuk memahami informasi terkait serangannya. (*)

BERITA REKOMENDASI