Produksi Perdana Corvette Stingray 2020 Terjual Rp40,9 Miliar

SCOTTSDALE, KRJOGJA.com – Proses lelang mobil tahunan dari balai lelang Barrett-Jackson kembali memecahkan rekor, kali ini obyeknya adalah sebuah kendaraan model baru. Tepatnya, unit produksi perdana dari Chevrolet Corvette Stingray alias C8 laku yang terjual dengan harga USD3 juta atau sekitar Rp40,9 miliar.

Mobil dengan nomor identifikasi kendaraan (VIN) 001 tersebut, menyusul rekor yang ditorehkan unit produksi pertama varian lain seperti Toyota Supra dan Ford Mustang GT500. Mobil keluaran pertama dari lini produksi merek itu masing-masing laku di angka USD2,1 juta (Rp28,7 miliar) dan USD1,1 juta (sekitar Rp15 miliar).

Chevrolet Corvette Stringray sendiri merupakan model perdana dengan konfigurasi mesin tengah, buatan produsen asal Amerika Serikat itu. Rangkaian mesin yang dibawanya bertipe V8 dengan kapasitas mesin 6.2 L yang berkekuatan sekitar 495 hp dengan torsi puncak mencapai 637 Nm.

Unit model yang dilelang ini mengusung trim 3LT, dengan tampilan aksen nuansa hitam pada interior, komponen atap konvertibel, dan tambahan pada spoiler belakang. Mobil ini juga memiliki paket performa tambahan Z51 dengan perekam data berkendara.

Selain mendapatkan mobil dan paket performa tinggi, pemenang lelang juga bisa menentukan pengiriman mobil dari fasilitas produksi Chevrolet di Bowling Green, Kentucky. Begitu juga dengan tur pribadi di museum Corvette dan sertifikat keaslian VIN mobil dari Chevrolet.

General Motor sendiri mengumumkan identitas pemenang dari proses lelang Corvette tersebut, yakni CEO Hendrick Companies, Rick Hendrick. "Saya merasa resmi menjadi penggila Corvette nomor satu di dunia," ujarnya seperti dilansir dari laman Motor1.

Balai lelang Barrett-Jackson sendiri menetapkan kebijakan bahwa seluruh hasil lelang akan diserahkan menuju yayasan amal. Model Corvette sendiri sudah diproduksi sejak 1953 lalu, edisi Stingray sendiri merupakan generasi kedelapan yang diluncurkan pada April 2019. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI